KOTA MADIUN (hidayatullahjatim.com) – Madrasah Aliyah (MA) Darul Madinah kembali menggelar kegiatan rutin Kepanduan Hidayatullah pada Jumat. Berlokasi di area kampus MA Darul Madinah, kegiatan kali ini berfokus pada pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diikuti secara antusias oleh para santri.
Pelatihan PBB tersebut dipandu langsung oleh Ustadzah Ira Lestari. Dalam sesi ini, para santri digembleng untuk mengasah kedisiplinan, kerapian, serta keselarasan gerak antaranggota.

“PBB bukan sekadar gerakan fisik semata, melainkan bukti nyata dari kekompakan. Langkah yang sama dan tujuan yang satu menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter santri,” ujar Ustadzah Ira di sela-sela pelatihan.
Ia menambahkan bahwa setiap instruksi dalam PBB melatih refleks kepatuhan dan fokus santri terhadap pimpinan. Menurutnya, ketepatan waktu dan dinamika gerak yang harmonis di lapangan akan berbanding lurus dengan kedisiplinan santri saat menjalankan ibadah maupun kegiatan akademik sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak sigap memeragakan berbagai variasi gerakan, mulai dari sikap sempurna, hormat, jalan di tempat, hingga perubahan arah barisan. Meski di bawah terik matahari, semangat kebersamaan tetap terpancar dari seruan yel-yel dan langkah kaki yang serempak.
Kegiatan positif ini pun mendapat apresiasi hangat dari jajaran pengurus wilayah. Sekretaris DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muh. Idris, menyampaikan rasa bangga dan dukungannya terhadap konsistensi MA Darul Madinah dalam membina generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi penanaman nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan melalui Kepanduan Hidayatullah ini. Pembentukan karakter unggul dan kompak seperti inilah yang kita harapkan lahir dari rahim pesantren, sehingga para santri siap menjadi generasi penerus yang tangguh,” ungkap Ustadz Muh. Idris.
Melalui program kepanduan berkala ini, MA Darul Madinah berkomitmen untuk terus melahirkan santri yang tidak hanya unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki ketahanan fisik serta jiwa kepemimpinan yang kuat.
Editor: Aminudin
