BOJONEGORO (hidayatullahjatim.com) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Bojonegoro sukses menggelar agenda spiritual dan konsolidasi kader bertajuk Mabit dan Halaqoh Gabungan Seluruh Kader Hidayatullah Bojonegoro. Kegiatan malam bina iman dan takwa (mabit) khusus Sumber Daya Manusia (SDM) Putra ini berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (31 Juli – 1 Agustus 2026), dipusatkan di Kampus 1 Hidayatullah Bojonegoro, Jalan Lisman 18 B, Campurejo, Bojonegoro.
Mengusung tema besar “Mempererat Ukhuwah dalam Bingkai Dakwah”, kegiatan spiritual ini dirancang untuk memperkokoh tali persaudaraan sesama kader sekaligus mempertajam kapasitas ruhiyah dalam menjalankan amanah keumatan di wilayah Bojonegoro.
Ketua Departemen Perkaderan DPD Hidayatullah Bojonegoro, Ustadz Agus Rohmatullah, menyampaikan bahwa agenda Mabit dan Halaqoh Gabungan ini merupakan sarana krusial untuk menjaga konsistensi dan ritme perjuangan para kader. Menurutnya, ukhuwah Islamiyah bukan sekadar wacana, melainkan modal utama dalam menggerakkan roda dakwah di tengah masyarakat.
“Dakwah membutuhkan napas panjang dan keteguhan hati. Melalui mabit dan halaqoh gabungan ini, kita tidak hanya menyatukan barisan secara fisik, tetapi juga mempertautkan hati serta meluruskan kembali niat perjuangan semata-mata mengharap ridha Allah SWT,” ujar Ustadz Agus Rohmatullah dalam keterangannya.
Hadir sebagai pemateri utama, Ustadz Edy Wirasto, M.Pd., menyampaikan taujih mendalam bertema “Memantaskan Diri Menjadi Hamba yang Layak Diijabah Doanya dan Diberikan Pertolongan oleh Allah SWT”. Dalam paparan materi tersebut, beliau menekankan tiga poin inti yang menjadi bahan perenungan dan introspeksi seluruh peserta:
-
Kesadaran Hubungan dengan Allah: Sering kali manusia baru teringat dan mendekat kepada Allah SWT saat tertimpa kesulitan atau merasa butuh semata. Padahal, seorang kader dakwah dituntut untuk senantiasa terhubung dengan-Nya dalam setiap keadaan.
-
Komitmen Menolong Agama Allah: Pertolongan Allah berbanding lurus dengan kesungguhan hamba dalam membela dan menolong agama-Nya (Yansurkum wa Yutsabbit Aqdaamakum). Keberkahan dan keteguhan langkah akan hadir jika dakwah dijaga dengan sungguh-sungguh.
-
Istiqamah Berdoa dan Memohon Petunjuk: Kader hendaknya tidak putus berdoa agar dipelihara menjadi insan yang senantiasa berada di atas petunjuk yang lurus (ihdinash shiraathal mustaqiim) dalam mengarungi dinamika perjuangan.

Kegiatan yang berlangsung khusyuk ini mendapat apresiasi tinggi dari tingkat wilayah. Ketua Departemen Perkaderan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Abdullah Ridhoi, memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi DPD Hidayatullah Bojonegoro dalam merawat tradisi perkaderan.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD Hidayatullah Bojonegoro, khususnya Departemen Perkaderan. Mabit dan halaqoh gabungan adalah ruh dari gerakan Hidayatullah. Ketika kader-kader di daerah istiqamah menghidupkan malam dengan ibadah dan kajian ilmu, maka pintu pertolongan serta keberkahan dakwah untuk Jawa Timur akan semakin terbuka lebar,” puji Ustadz Abdullah Ridhoi.
Suasana keakraban terasa kental sepanjang acara. Para peserta mabit tidak hanya disuguhkan materi ruhiyah, tetapi juga menjalani rangkaian ibadah malam (qiyamullail), shalat berjamaah, serta halaqoh gabungan yang saling menguatkan.
Kesan positif pun terpancar dari para peserta. Wandoyo, salah satu kader peserta mabit, mengaku sangat bersyukur bisa hadir dalam agenda ini. “Bersyukur sekali bisa menimba ilmu, mendapat apresiasi, berkumpul kembali bersama teman-teman perjuangan, sekaligus berhalaqoh secara langsung,” ungkap Wandoyo.
Hal senada diungkapkan oleh Hajis Prianto. Ia merasa agenda mabit sangat membantu membangkitkan kebiasaan ibadah malam dan menambah wawasan. “Saya selalu senang kalau ada mabit. Sangat terbantu karena selain ada teman untuk jaga malam dan ibadah bersama, kita juga bisa mendengarkan kajian-kajian bernas yang menguatkan ruhiyah,” tandasnya.
Melalui kegiatan Mabit dan Halaqoh Gabungan ini, DPD Hidayatullah Bojonegoro berharap seluruh SDM Putra semakin solid, memiliki kedalaman spiritual yang matang, serta siap mengemban amanah dakwah dan pelayanan masyarakat secara berkelanjutan.
Reporter: Agus
Editor: Aminudin
