Jawa Timur (hidayatullahjatim.com) – Muslimah Hidayatullah (Mushida) Jawa Timur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) secara serentak di lima rayon pada 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran strategis Muslimah dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.
Musda serentak tersebut dilaksanakan di Rayon Madiun pada 7 Februari 2026 di Pacitan. Sementara empat rayon lainnya—Rayon Bojonegoro di Gresik, Rayon Surabaya di Surabaya, Rayon Malang di Blitar, serta Rayon Tapal Kuda di Situbondo—menggelar Musda pada 8 Februari 2026. Setiap rayon diikuti rata-rata sekitar 60 peserta yang terdiri dari pengurus dan kader Mushida.
Mengangkat tema “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas”, Musda Mushida Jatim menegaskan bahwa penguatan keluarga menjadi titik strategis dalam perjuangan dakwah dan pembangunan peradaban. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat melalui musyawarah organisasi serta sambutan dan penguatan dari Ketua Pengurus Wilayah Mushida Jawa Timur.

Ketua PW Mushida Jawa Timur, Muarofah, S.Pd.I, menegaskan bahwa Mushida memiliki posisi strategis sebagai organisasi pendukung induk perjuangan Hidayatullah.
“Muslimat Hidayatullah yang mendapatkan amanah dalam organisasi harus memahami bahwa keberadaan Mushida adalah sebagai organisasi pendukung induk Hidayatullah. Karena itu, seluruh gerakan Mushida tidak boleh keluar dari rel manhaj Sistematika Wahyu,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa esensi perjuangan dakwah tidak diukur dari berat-ringannya aktivitas, melainkan dari kedalaman hubungan spiritual dengan Allah SWT.
“Perjuangan dakwah ini bukanlah seberapa lelah kita bekerja, tetapi seberapa dekat kita dengan Allah SWT. Dari kedekatan itulah akan lahir keikhlasan dan keberkahan dalam setiap gerakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muarofah menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai basis utama menuju Indonesia Emas.
“Kokohkan ketahanan keluarga, baik secara spiritual, intelektual, maupun finansial. Jika manhaj Sistematika Wahyu ditegakkan dalam keluarga, maka cita-cita Indonesia Emas yang penuh keberkahan akan terwujud, insya Allah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Organisasi PW Mushida Jawa Timur, Sri Rahayu, S.Pd, selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa Musda serentak ini dirancang untuk memperkuat soliditas organisasi hingga tingkat rayon.
“Musda serentak ini menjadi sarana konsolidasi dan penyamaan visi Mushida di seluruh Jawa Timur, agar langkah gerakan ke depan lebih terarah, solid, dan selaras dengan garis perjuangan organisasi,” jelasnya.
Pelaksanaan Musda di seluruh rayon berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan antusiasme. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat dan suka cita. Salah seorang peserta menyampaikan kesan positif atas pelaksanaan Musda serentak ini.
“Alhamdulillah, peserta hadir penuh semangat dan suka cita. Musda ini menjadi momentum penguatan ruhiyah dan kebersamaan sebagai Muslimah Hidayatullah,” ungkapnya.

Melalui Musda serentak ini, Mushida Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung perjuangan dakwah Hidayatullah, khususnya melalui penguatan keluarga sebagai pilar utama terwujudnya masyarakat yang tangguh dan Indonesia Emas yang berkeadaban.

