PASURUAN (hidayatullahjatim.com) – Musyawarah Wilayah (Musywil) Pemuda Hidayatullah Jawa Timur yang digelar pada 6–8 Februari 2026 di Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah Hidayatullah, Kabupaten Pasuruan, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Agenda tiga tahunan ini diikuti sekitar 70 peserta yang merupakan perwakilan Pemuda Hidayatullah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Melalui rangkaian sidang dan musyawarah yang berjalan dinamis, Musywil secara resmi menetapkan Basitul Yadain, S.Sos sebagai Ketua Wilayah Pemuda Hidayatullah Jawa Timur periode 2026–2029. Basitul Yadain yang akrab disapa Bang Aden terpilih untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan mengawal arah gerak organisasi pemuda tersebut dalam tiga tahun ke depan.
Selama pelaksanaan Musywil, proses persidangan dan pengambilan keputusan didampingi oleh Departemen Organisasi, guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan mekanisme organisasi dan tata tertib yang berlaku. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas musyawarah serta akuntabilitas hasil keputusan Musywil.
Terpilihnya Bang Aden menandai babak baru kepemimpinan Pemuda Hidayatullah Jawa Timur. Ia diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya, sekaligus melakukan penguatan peran pemuda agar lebih berdaya, berpengaruh, dan mandiri dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya pada penutupan Musywil, Sekretaris Wilayah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Muh Idris, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada kepengurusan baru. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi di tingkat nasional. “Yang paling utama, tolong dijaga nama baik Hidayatullah Jawa Timur di tingkat pusat,” ujar Idris di hadapan peserta Musywil.
Idris juga menegaskan bahwa DPW Hidayatullah Jawa Timur akan fokus pada penguatan kemandirian kader. Menurutnya, sistem pembinaan yang selama ini berjalan sudah cukup baik dan perlu dilanjutkan dengan pengawalan yang lebih serius. “Jawa Timur akan fokus pada kemandirian kader, karena sistemnya sudah berjalan dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen DPW dalam mendukung pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda. “Untuk mewujudkan Hidayatullah yang mandiri, entrepreneur mudanya harus dikawal. DPW siap melatih dan mendampingi,” tegas Idris.
Selain itu, Pemuda Hidayatullah Jawa Timur juga diarahkan untuk memperluas basis kader dengan menyasar kalangan mahasiswa. “Pemuda kami amanahkan untuk merekrut anak-anak muda, khususnya mahasiswa di kampus-kampus besar seperti Surabaya, Malang, dan Jember,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru Pemuda Hidayatullah Jawa Timur dapat menjadikan Musywil ini sebagai momentum kebangkitan organisasi yang lebih visioner, solid, dan strategis dalam mengambil peran keumatan dan kebangsaan. Menurutnya, pemuda memiliki posisi penting sebagai motor penggerak perubahan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Panitia Musywil turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Musywil Pemuda Hidayatullah Jawa Timur dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

