SURABAYA (hidayatullahjatim.com) — Upaya memperkuat akar kaderisasi dan mengokohkan manhaj kenabian terus dimatangkan oleh Pengurus DPD Hidayatullah Rayon Surabaya. Di bawah kepemimpinan Ustadz Zaenal Muttaqin, Rayon Surabaya sukses menggelar agenda strategis Majelis Murrobi Rayon (MMR) pada 24–25 Juli 2026.
Kegiatan berbobot yang berlangsung di Masjid Aqshal Madinah dan Aula Rahmad Rahman, Kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya ini mengusung tema utama “Meningkatkan Kualitas Kader Wustho Menjadi Jamaah yang Rabbani dan Solid”. Sebanyak 86 murobbi kawakan dari empat daerah—Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, serta Kota Pasuruan—hadir secara intensif menyerap dan menyelaraskan arah pembinaan.
Pengurus Rayon Hidayatullah Surabaya Ustadz Zaenal Muttaqin, menegaskan bahwa MMR merupakan ikhtiar nyata dalam menjaga mata rantai tarbiyah agar tetap presisi sesuai manhaj. Menurutnya, murrobi memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam mentransformasikan nilai-nilai keislaman kepada para kader.
“Majelis Murrobi Rayon ini adalah komitmen mendasar DPD Hidayatullah Rayon Surabaya untuk memastikan setiap pembina memiliki kesatuan langkah dan kedalaman pemahaman. Kita ingin melahirkan Kader Wustho yang tidak hanya kuat secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki soliditas jamaah yang kokoh dalam mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat,”
— USTADZ ZAENAL MUTTAQIN, Pengurus Rayon Hidayatullah Surabaya
APRESIASI DARI DEWAN MUROBBI WILAYAH
Inisiatif progresif DPD Hidayatullah Rayon Surabaya ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari Dewan Murobbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Jawa Timur. Ketua DMW Hidayatullah Jatim, Ustadz Juweni, secara khusus memberikan acungan jempol atas konsistensi Rayon Surabaya dalam mengawal kualitas kaderisasi di tingkat akar rumput.
“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus Rayon Hidayatullah Surabaya di bawah kepemimpinan Ustadz Zaenal Muttaqin beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya MMR ini. Langkah memantapkan kualitas Kader Wustho melalui penguatan murrobi adalah fondasi vital. Ketika murrobi-nya rabbani dan paham manhaj secara utuh, maka jamaah yang terbangun pun pasti solid dan berdaya tahan tinggi,”
— USTADZ JUWENI, Ketua Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah Jatim
FOKUS MANHAJ & PENGAJIAN SISTEMATIKA WAHYU
Dalam pembukaan acara, Ketua Departemen Dakwah & Layanan Umat Hidayatullah Jawa Timur, Ust. Aep Saepudin, turut mengingatkan bahwa fondasi gerakan Hidayatullah adalah tradisi keilmuan dan halaqah. “Berhidayatullah itu berawal dari proses kita ngaji. Dari situlah kita menyusun kekuatan dan membangun kepemimpinan. Untuk itu, kita harus saling menguatkan di antara sesama jamaah,” tegas Ust. Aep.
Selama dua hari penuh, para peserta mendapatkan pembekalan intensif dari jajaran narasumber senior, yakni Ust. Baihaqi, Ust. Abdul Kholiq, Ust. Marni Mulyana, dan Ust. Nurhuda. Fokus utama penyampaian materi tertuju pada pendalaman Sistematika Wahyu—metodologi kajian wahyu-wahyu awal yang menjadi pijakan awal Rasulullah SAW dalam membangun peradaban Islam.
Materi Utama Pembinaan MMR:
-
Tafsir Surah Al-Qalam (Ayat 34–39): Penanaman nilai keilmuan, pembentukan karakter mulia, dan keteguhan akhlak pembina.
-
Tafsir Surah Al-Muzzammil (Ayat 1–12): Penguatan spiritualitas, ibadah malam (qiyamullail), dan kesiapan jiwa memikul beban dakwah.
-
Sistematika Wahyu: Penyamaan persepsi implementasi manhaj kenabian dalam pembinaan kader daerah.
-
Penguatan Jasadiyah: Senam Ruhul Jadid dipandu Ust. Alim Puspianto (SAR Hidayatullah Jatim).
Diskusi interaktif yang terbangun selama sesi materi tidak hanya memperkaya wawasan keislaman, tetapi juga menjadi sarana penyamaan persepsi (tashfiyah dan tarbiyah) antar-pembina dari Surabaya, Sidoarjo, hingga Pasuruan.
Guna melengkapi aspek spiritual dan intelektual, agenda jasadiyah juga disisipkan melalui peragaan Senam Ruhul Jadid yang dipimpin langsung oleh Ust. Alim Puspianto dari SAR Hidayatullah Jawa Timur. Olahraga bersama ini menjadi pemantik kebugaran fisik sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-murrobi.
Dengan tuntasnya gelaran Majelis Murrobi Rayon ini, DPD Hidayatullah Rayon Surabaya optimistis kualitas kader Wustho di Jawa Timur, khususnya wilayah Rayon Surabaya, akan semakin melesat. Konsistensi pembinaan berbasis manhaj kenabian dipastikan siap melahirkan figur-figur pemimpin rabbani yang tangguh dan siap melayani umat.
Reporter: Adib
Editor: Aminudin
