HidayatullahJatim.com – Kontingen santri dari SMA Ar-Rohmah secara resmi ditetapkan sebagai pemenang belasan medali dalam putusan akhir ajang kompetisi internasional ASEAN Olympiad 2026 yang berlangsung sejak 7 hingga 12 September 2026. Penetapan hasil tersebut membuktikan kapasitas delegasi Indonesia dalam menghadapi ketatnya rivalitas akademik yang melibatkan peserta dari negara-negara kawasan Asia Tenggara, di antaranya Malaysia, Thailand, dan Kamboja.
Pendamping delegasi kontingen SMA Ar-Rohmah menyatakan bahwa pencapaian ini bukan sekadar validasi akademis, melainkan uji ketahanan mental dan prosedur di tingkat regional. “Ajang ini bukan sekadar kesempatan untuk meraih juara, tetapi juga menjadi ruang pembuktian bagi para santri untuk menguji kemampuan, mengasah mental kompetisi, serta membangun kepercayaan diri di panggung internasional,” kata perwakilan kontingen dalam keterangan resminya di lokasi kompetisi.
Berdasarkan rilis berkas rekapitulasi dan dokumen perolehan akhir dari panitia penyelenggara, komite juri internasional telah menjatuhkan vonis kemenangan kepada sejumlah delegasi SMA Ar-Rohmah. Berikut adalah rincian sah daftar pemenang berdasarkan instrumen pengujian:
Daftar Ketetapan Pemenang ASEAN Olympiad 2026:
-
🥇 Juara 1 – English Proficiency: Ahmad Reza Al-Khalifi
-
🥈 Juara 2 – Biology: Muhammad Dhafin Hibatullah
-
🥈 Juara 2 – Public Talk: Zamzam Multazam
-
🥉 Juara 3 – Mathematics: Alfarizky Hasan Nurdianto, Ahmad Reza Al-Khalifi, dan Muhammad Devin Anggara
-
🥉 Juara 3 – English Proficiency: Alfarizky Hasan, Annezar Purnomo, Zamzam Multazam, Muhammad Konami, dan Muhammad Dhafin Hibatullah
-
🥉 Juara 3 – Biology: Annezar Purnomo
-
🥉 Juara 3 – Public Talk: Irgi Asadel Khalfani Irawan
Menanggapi regulasi dan ketatnya prosedur penilaian dari komite juri internasional, delegasi menyoroti bahwa kompetisi dengan perwakilan asing menuntut persiapan berlapis. Pihak sekolah menegaskan bahwa putusan prestasi ini tidak lahir dari proses instan, melainkan dari prosedur pembinaan yang panjang, penegakan kedisiplinan tingkat tinggi, serta evaluasi menyeluruh atas kegagalan-kegagalan sebelumnya.
Lebih lanjut, berkas rekapitulasi turut mencatatkan putusan Juara 3 yang disebar ke sejumlah delegasi Ar-Rohmah. Pada bidang Mathematics, perunggu diberikan kepada Alfarizky Hasan Nurdianto, Ahmad Reza Al-Khalifi, dan Muhammad Devin Anggara. Sementara pada English Proficiency, medali dijatuhkan kepada Alfarizky Hasan, Annezar Purnomo, Zamzam Multazam, Muhammad Konami, dan Muhammad Dhafin Hibatullah, disusul Annezar Purnomo di bidang Biology, serta Irgi Asadel Khalfani Irawan di kategori Public Talk.
Pernyataan Resmi dan Evaluasi Kontingen
Menyikapi ketetapan kompetisi, pihak sekolah mengeluarkan instruksi khusus bagi seluruh santri agar menjadikan hasil ini sebagai yurisprudensi atau rujukan standar pencapaian masa depan. Kemenangan dianggap sebagai kompensasi atas keberanian berproses dan mematuhi regulasi pembinaan secara disiplin, dengan semboyan “Pride Smart Boarding School: Berprestasi di tingkat nasional, berani bersaing di tingkat internasional.”
Sesi penyampaian laporan pertanggungjawaban kontingen ditutup dengan evaluasi terbuka mengenai iklim kompetisi internasional. Berikut adalah petikan dialog konfirmasi terkait hasil kompetisi dan evaluasi mental peserta:
Auditor Akademik: “Mengingat ketatnya standar penilaian dari negara seperti Thailand dan Malaysia, apakah ditemukan kendala atau tekanan psikologis yang mengancam stabilitas peserta selama durasi kompetisi berlangsung?”
Pendamping Kontingen: “Kami menemukan fakta bahwa tekanan berhadapan dengan delegasi asing memang cukup tinggi di fase awal pengujian. Namun, keberanian santri untuk keluar dari zona nyaman dan kedisiplinan mereka mematuhi instruksi pembinaan terbukti menjadi bantahan terkuat atas keraguan tersebut. Menang adalah bonus, tetapi keberanian berhadapan langsung di bawah tekanan internasional adalah kemenangan yang sesungguhnya.”
Reporter: Mukhammad Nastahwid (Waka Kesiswaan SMA Ar Rohmah Putra)
Editor: Aminudin
