Hidayatullahjatim.com — Sebanyak 35 santriwati beserta 5 ustazah dari Pondok Pesantren Darul Hijrah (PPH) Sidoarjo resmi menuntaskan agenda kepanduan outdoor bertajuk Supercamp 2026 yang dirangkaikan dengan aksi sosial-keagamaan di Pacet dan Seloliman, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan tahunan yang berlangsung sejak Senin (21/9/2026) hingga Rabu (23/9/2026) tersebut ditujukan untuk menggembleng kemandirian, kepemimpinan, serta ketangkasan santri di luar lingkungan asrama.
Ketua Yayasan PPH Sidoarjo, Ustadz Amin, menyatakan bahwa pembentukan karakter kepemimpinan tidak cukup hanya mengandalkan proses belajar-mengajar di dalam ruang kelas. Melalui media kegiatan luar ruangan, para peserta didik dihadapkan secara langsung pada tantangan alam guna melatih ketahanan fisik maupun mental.
“Program ini dilaksanakan untuk menguatkan karakter kepemimpinan dan leadership di luar asrama. Harapannya, santri bisa menjadi sosok yang mandiri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Ketua Yayasan PPH Sidoarjo, Ustadz Amin, di Burneh De Valley, Pacet, Mojokerto, Rabu (23/9/2026).
Direktur Pendidikan PPH Sidoarjo, Ustadz Sauma, menambahkan bahwa ajang Supercamp berfungsi sebagai sarana evaluasi bagi pengasuh dalam memetakan potensi serta karakter para santri secara terukur. Di arena pelatihan, para santri diuji melalui materi kelangsungan hidup (survival) dan kerja sama tim.
“Di sini kami melatih kekompakan, ketangkasan, dan survival—baik secara pribadi maupun kelompok. Dari arena ini kelihatan mana santri yang punya karakter kuat dan mana yang masih perlu dikuatkan. Semua ini demi mencetak output dan outcome maksimal bagi generasi muslimah masa depan,” ungkap Direktur Pendidikan PPH Sidoarjo, Ustadz Sauma, di Pacet, Mojokerto, Rabu (23/9/2026).
Penyaluran Mushaf Al-Qur’an dan Apresiasi Pemangku Wilayah
Di samping pelatihan fisik dan kepemimpinan, rombongan Pengurus PPH Sidoarjo dan Santri Darul Hijrah menyelenggarakan program penyerahan puluhan mushaf Al-Qur’an pada Senin (21/9/2026). Aksi sosial yang dipimpin Kepala Sekolah, Ust. Slamet, M.Pd., tersebut menyasar fasilitas pendidikan Al-Qur’an di Desa Srigading dan Kesemen, Kawasan Seloliman.
Kepala Dusun Srigading, Wardono, mengonfirmasi penerimaan secara langsung bantuan sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an dari pihak santriwati Darul Hijrah Sidoarjo untuk didistribusikan ke tempat ibadah setempat.
“Bantuan ini sangat berarti dan akan segera kami distribusikan ke mushola serta TPQ se-desa. Terima kasih banyak kepada santri dan pengasuh Darul Hijrah Sidoarjo,” kata Kepala Dusun Srigading, Wardono, di Seloliman, Mojokerto, Senin (21/9/2026).
Pihak Pondok Pesantren Madyan melalui pengasuhnya, Ust. Aslam, S.Pd., turut menyatakan bahwa ketersediaan mushaf Al-Qur’an baru tersebut mengoptimalkan proses bimbingan belajar yang dijalankan oleh para pengajar mahasiswa kepada santri TPQ/TPA setempat.
Apresiasi Pengurus Wilayah
Dukungan atas penyelenggaraan agenda terpadu ini juga datang dari pimpinan tingkat wilayah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie, mengapresiasi penggabungan antara pendidikan karakter kepanduan dan kepedulian sosial yang diusung oleh PPH Sidoarjo.
“Kami sangat mengapresiasi terobosan PPH Sidoarjo. Menggabungkan penguatan karakter leadership melalui Supercamp sekaligus menanamkan jiwa kepedulian sosial lewat Tebar Al-Qur’an adalah langkah nyata dalam melahirkan kader muslimah yang tidak hanya tangguh dan berwawasan global, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai Al-Qur’an,” tutur Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie, di Surabaya, Rabu (23/9/2026).
Pelaksanaan rangkaian kegiatan Supercamp 2026 ini diselenggarakan atas kerja sama dengan sejumlah mitra pendukung, antara lain BMH Sidoarjo, Roumah Wakaf, PT Helmig’s, Halawa, Sakinah Supermarket, serta SAKO/Pandu Jatim.
Reporter: Sauma
Editor: Aminudin
