BOJONEGORO (hidayatullahjatim.com) – Memasuki bulan suci Ramadhan, semangat spiritual santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Putri Al Mubarok Hidayatullah Bojonegoro kian dipacu. Kemarin (10/3), suasana khidmat menyelimuti aula pesantren saat Ustadz Abdullah Ridho A memberikan pembekalan bertajuk “Motivasi dan Penguatan Spirit Ramadhan”.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdullah menekankan pentingnya menjaga konsistensi hafalan Al-Qur’an di tengah padatnya ibadah di bulan puasa. Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, melainkan momentum emas bagi para santriwati untuk berinteraksi lebih dalam dengan kalam Ilahi.
“Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Bagi santri tahfidz, ini adalah waktu terbaik untuk memacu kualitas dan kuantitas hafalan dengan spirit baru,” ujar Ustadz Abdullah di hadapan puluhan santri yang tampak antusias menyimak.
Dukungan Penuh Pengurus
Rifa’i, perwakilan Pengurus DPD Hidayatullah Bojonegoro, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memastikan kondisi psikologis dan spiritual santri tetap prima.
“Kami ingin para santri tidak hanya menjalankan ibadah secara formalitas, tapi benar-benar memiliki daya juang (spirit) yang tinggi. Motivasi seperti ini sangat penting agar target hafalan mereka tetap tercapai meski dalam kondisi berpuasa,” ungkap Rifa’i.
Apresiasi dari Wilayah
Langkah DPD Hidayatullah Bojonegoro ini mendapat respons positif dari tingkat wilayah. Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Aep Saepudin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif penguatan karakter santri tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Bojonegoro dalam membekali para santriwati. Penguatan spirit di awal Ramadhan adalah kunci. Jika niat dan mental sudah tertata sejak hari pertama, insya Allah output pendidikan dan dakwah kita akan jauh lebih maksimal,” tegas Aep.
Acara yang berlangsung tertib tersebut diakhiri dengan doa bersama, berharap agar seluruh keluarga besar PPTQ Putri Al Mubarok diberikan kekuatan dan keberkahan sepanjang bulan suci tahun ini.
Reporter: Ahmad Ripai
Editor: Aminudin

