Hidayatullahjatim.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Bojonegoro kembali menggelar agenda pembinaan kader bertajuk Halaqah Wustha sebagai ruang konsolidasi spiritual di kediaman Ustadz Abdullah Ridho A, Bojonegoro. Forum berkala ini diselenggarakan untuk memperkuat ketauhidan, kedisiplinan ibadah harian, serta pemahaman manhaj seluruh kader organisasi.
Dalam sesi pembuka, pemateri utama Ustadz Abdul Wahid menyampaikan bedah Tafsir Al-Qur’an Surat Adz-Dzariyat ayat 5–8 di hadapan para peserta halaqah. Beliau menegaskan kebenaran janji Allah SWT dan kepastian hari pembalasan sebagai pilar utama pembentukan karakter kader.
“Setiap kader harus meluruskan kembali orientasi hidupnya agar senantiasa berpijak pada nilai-nilai ketauhidan mendasar di tengah dinamika zaman yang terus berubah,” kata Ustadz Abdul Wahid di Kediaman Ustadz Abdullah Ridho A, Bojonegoro, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: Tepis Miskonsepsi Pembinaan, Hidayatullah Bojonegoro Bedah Urgensi Halaqah
Selajutnya, Ustadz Abdullah Ridho A memaparkan kajian mengenai Manhaj Jihad Melawan Nafsu. Beliau menyoroti pentingnya penguasaan diri sebelum seorang kader terjun secara aktif mengabdi dan membina masyarakat luas.
Menurut Ustadz Abdullah Ridho A, perjuangan terbesar seorang Muslim tidak bermula dari aspek eksternal, melainkan dari keberhasilan menundukkan hawa nafsu pribadi secara konsisten. Hal tersebut menjadi fondasi spiritual utama sebelum menjalankan tugas-tugas dakwah organisasi.
Selain pembekalan materi keislaman, agenda ini diisi dengan sesi Evaluasi Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH). Evaluasi tersebut memetakan keterjagaan ritme ibadah sunnah para kader secara terukur dan berkala.
Evaluasi Gerakan Nawafil dan Penguatan Konsolidasi
Langkah evaluasi ini menjadi sarana penjamin kualitas internal agar spirit perjuangan organisasi tetap terjaga. DPD Hidayatullah Bojonegoro memosisikan kedisiplinan ibadah sunnah sebagai indikator utama kematangan spiritual para pengurusnya.
“Melalui evaluasi Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH), kami mengukur keterjagaan ritme ibadah sunnah kader demi memastikan kualitas spiritualitas gerakan ini berjalan secara berkelanjutan,” ujar Ustadz Abdullah Ridho A di Kediaman Ustadz Abdullah Ridho A, Bojonegoro, Rabu (23/9/2026).
Rangkaian agenda Halaqah Wustha ini ditutup dengan penegasan komitmen DPD Hidayatullah Bojonegoro untuk terus mencetak kader yang kokoh secara akidah, matang secara emosional, serta konsisten menerapkan nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Editor: Aminudin
