DPW Hidayatullah Jatim Rampungkan Validasi Data dalam Monev Semester Ganjil 2026

DPW Hidayatullah Jatim Rampungkan Validasi Data dalam Monev Semester Ganjil 2026

SURABAYA (hidayatullahjatim.com) โ€“ Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur menegaskan komitmennya memperkuat jatidiri dan tata kelola organisasi melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Semester Ganjil Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPW Hidayatullah Jawa Timur, Jumat (17/7), itu menjadi momentum untuk mengukur keterlaksanaan program kerja sekaligus menyusun langkah strategis pada semester genap.

Ketua Umum DPP yang sekaligus sebagai Pendamping DPW Hidayatullah Jawa Timur, KH. Naspi Arsyad, Lc., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan rencana.

“Tujuan kegiatan ini adalah mengukur keterlaksanaan program yang telah direncanakan pada awal tahun 2026. Sekaligus mengevaluasi berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan program kerja agar dapat segera diperbaiki,” ujarnya.

Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Drs. Amun Rowi, M.Pd., menjelaskan bahwa sepanjang semester ganjil tahun 2026 organisasi memfokuskan diri pada konsolidasi jatidiri, penguatan tata kelola organisasi, dan pengembangan wawasan kader. Salah satu program strategis yang dijalankan adalah validasi data organisasi di seluruh Jawa Timur.

“Alhamdulillah, semester ganjil ini kami memusatkan perhatian pada konsolidasi jatidiri, organisasi, dan wawasan. Seluruh ketua departemen kami tugaskan turun langsung ke daerah untuk memastikan data organisasi benar, akurat, dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Data yang valid menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan organisasi ke depan,” katanya.

Sekretaris DPW Hidayatullah Jawa Timur, Muh Idris, melaporkan bahwa hasil konsolidasi menunjukkan DPW Hidayatullah Jawa Timur saat ini memiliki 38 Dewan Pengurus Daerah (DPD), 138 Dewan Pengurus Cabang (DPC), 1.474 kader, 50 sekolah, 35 cabang badan usaha ekonomi, 81 Rumah Qur’an Hidayatullah (RQH), serta 22 amal usaha sosial yang meliputi Darul Hijrah, Pondok Tahfidz Al-Qur’an, dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Menurutnya, data tersebut tidak hanya diperbarui, tetapi juga telah dilengkapi dengan klasifikasi dan leveling pada setiap unsur organisasi sehingga kondisi masing-masing daerah dapat dipetakan secara objektif.

“Dengan data yang telah diklasifikasikan dan diberi leveling, organisasi dapat menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan dan tingkat perkembangan masing-masing daerah,” jelas Muh Idris.

Menutup kegiatan, KH. Naspi Arsyad memberikan apresiasi terhadap capaian DPW Hidayatullah Jawa Timur pada semester ganjil. Menurutnya, rencana kerja semester genap telah disusun dengan baik dan mendukung pencapaian target organisasi.

“Alhamdulillah, pencapaiannya sangat baik. Rencana program semester genap juga sangat mendukung ketercapaian target yang telah ditetapkan. Beberapa hal yang masih perlu disempurnakan adalah konsolidasi aset, pendampingan organisasi pendukung, serta dukungan terhadap program DPP, khususnya Gerakan Sedekah Subuh,” pungkasnya.

Editor : Ibn Ammar

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *