Air Mata Haru di Wisuda 31 Santri Hidayatullah Sidoarjo: Lulus, Siap Mengabdi untuk Umat

Air Mata Haru di Wisuda 31 Santri Hidayatullah Sidoarjo: Lulus, Siap Mengabdi untuk Umat

SIDOARJO (hidayatullahjatim.com) โ€“ Suasana haru tak terbendung di Hall SMAN 3 Sidoarjo, Sabtu (13/6). Isak tangis bahagia seketika pecah saat sejumlah santriwati maju ke panggung untuk menerima penghargaan hafizhah (penghafal Al-Qur’an) 30 juz. Momen sakral tersebut menjadi bagian dari prosesi Haflah Akhir Sanah (wisuda) MTs dan SMA Hidayatullah Sidoarjo.

Tahun ini, Pondok Pesantren Hidayatullah Sidoarjo resmi melepas 31 santriwati yang telah menuntaskan jenjang pendidikan akademik sekaligus pembinaan karakter berbasis Al-Qur’an.

Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa yang diraih oleh para santriwati dan lembaga. Menurutnya, keberhasilan melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an adalah pilar penting bagi masa depan bangsa.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi segenap pengajar di Hidayatullah Sidoarjo. Melahirkan seorang hafizhah 30 juz bukanlah perkara mudah. Ini adalah bukti nyata dari konsistensi, keikhlasan, dan sinergi yang kuat antara pondok dan orang tua dalam mencetak generasi emas Qur’ani yang siap mengabdi untuk umat,” tegas Ustadz Amun Rowie.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Sidoarjo, Ustadz Amin, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari asatidz (guru), pengasuh, hingga para donatur.

“Keberhasilan melahirkan generasi muslimah yang berilmu dan hafizhah Al-Qur’an adalah hasil kerja bersama yang patut kita syukuri,” tutur Ustadz Amin.

Perjuangan Panjang yang Berbuah Manis

Pengorbanan selama bertahun-tahun di dalam pondok dirasakan betul oleh para wali santri. Salah satunya diungkapkan oleh Bapak Darmaji. Beliau tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan putrinya resmi dinyatakan lulus dari jenjang MTs.

“Banyak kenangan, perjuangan, dan pengorbanan yang telah dilalui. Alhamdulillah, hari ini kami melihat hasilnya. Semoga ilmu dan hafalannya menjadi bekal terbaik untuk masa depannya,” ucap Darmaji dengan suara bergetar menahan haru.

Jaga Jati Diri di Luar Pondok

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs-SMA Hidayatullah Sidoarjo, Ustazah Tuti, mengingatkan para wisudawati bahwa dunia luar memiliki tantangan yang jauh lebih kompleks. Kelulusan ini dipandang bukan sebagai akhir, melainkan gerbang awal perjuangan yang sesungguhnya.

“Kami berpesan agar seluruh santri tetap menjaga shalatnya, menjaga adabnya, serta terus murojaah (mengulang) dan memelihara hafalan Al-Qur’annya di mana pun berada. Jadilah pribadi yang memberi manfaat bagi umat dan bangsa,” pesan Ustazah Tuti.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama. Pelukan hangat antara santri, orang tua, dan para guru menjadi simbol pelepasan yang manis, menandai kesiapan 31 alumni muda ini untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya dengan memegang teguh nilai-nilai Al-Qur’an.

Reporter: Syahri Sauma

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *