SURABAYA (hidayatullahjatim.com) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Kota Surabaya sukses menyelenggarakan agenda spiritual dan edukatif bertajuk “Halaqoh Usroh” pada Ahad (17/5) lalu. Acara yang bertempat di Lantai 2 Sakinah Supermarket, Jalan Arief Rahman Hakim No. 32, Kota Surabaya ini, dihadiri oleh ratusan elemen jamaah Hidayatullah se-Kota Surabaya yang memadati ruang pertemuan sejak pagi hari.
Mengusung tema besar “Implementasi Rumah Tangga Qur’ani”, kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Ustadz Achmad Syaivudin Nawawi. Dalam pemaparannya yang mendalam, beliau mengupas tuntas mengenai urgensi membangun ekosistem keluarga yang berlandaskan pada nilai-nilai suci Al-Qur’an demi melahirkan generasi rabbani di tengah tantangan zaman modern.
Dalam materi intinya, Ustadz Achmad Syaivudin Nawawi menekankan bahwa implementasi rumah tangga Qur’ani bukanlah sekadar formalitas pajangan, melainkan harus menyentuh tiga pilar utama praktis. Pertama, menjadikan Al-Qur’an sebagai ruhul bait (ruhnya rumah) melalui pembiasaan tilawah harian yang konsisten oleh seluruh anggota keluarga, bukan sekadar pelengkap hiasan dinding.
Kedua, menegakkan fungsi keteladanan (uswah) dari orang tua. Beliau mengingatkan bahwa anak adalah peniru ulung, sehingga internalisasi nilai-nilai karakter Qur’ani harus dimulai dari perilaku nyata ayah dan ibu dalam interaksi sehari-hari. Ketiga, menyaring secara ketat pengaruh eksternal, khususnya dalam penggunaan gawai (gadget) dan konsumsi media digital di lingkungan domestik.
“Rumah tangga Qur’ani adalah benteng pertahanan terakhir umat Islam. Jika dari dalam rumah kita gagal menanamkan kecintaan pada Kitabullah dan sunnah, maka gelombang budaya luar akan dengan sangat mudah meruntuhkan fondasi moral anak-anak kita,” tegas Ustadz Syaivudin di hadapan ratusan jamaah.
Ketua Departemen Pendidikan Keluarga DPD Hidayatullah Surabaya, Priyanto, yang bertindak mewakili jajaran pengurus harian, menegaskan bahwa Halaqoh Usroh ini merupakan salah satu pilar program kerja strategis organisasi. Menurutnya, ketahanan umat dan bangsa sangat bergantung pada kualitas ketahanan institusi keluarga yang dibangun di dalamnya.
“Keluarga adalah madrasah pertama dan utama. Melalui implementasi nilai-nilai Qur’ani dalam rumah tangga, kita sedang berikhtiar mencetak generasi yang kokoh secara mental, spiritual, dan intelektual. Pengurus DPD Hidayatullah Surabaya berkomitmen penuh untuk terus mengawal standarisasi pembinaan keluarga ini secara berkelanjutan,” ujar Priyanto saat memberikan sambutan resmi organisasi.
Acara yang berlangsung khidmat mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB tersebut berjalan sangat interaktif. Antusiasme jamaah terlihat dari banyaknya ruang diskusi dan tanya jawab terkait problematika domestik rumah tangga kontemporer. Di akhir sesi, panitia juga menghimpun infaq terbaik dari para jamaah yang hadir sebagai bentuk aksi nyata kepedulian sosial dan pendanaan dakwah keumatan.
Keberhasilan gelaran ini mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pengurus di tingkat wilayah. Ketua Departemen Perkaderan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Abdullah Ridho, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas konsistensi DPD Hidayatullah Surabaya dalam merawat basis perkaderan melalui jalur keluarga.
“Kami dari DPW Hidayatullah Jawa Timur sangat mengapresiasi langkah taktis yang dilakukan oleh pengurus Surabaya di bawah koordinasi Ust. Priyanto. Pembinaan usroh (keluarga) adalah inti dari gerakan perkaderan kita. Jika fungsi rumah tangga Qur’ani ini berjalan optimal, maka akselerasi dakwah dan lahirnya kader-kader pelopor di Jawa Timur akan terwujud lebih cepat,” tutur Abdullah Ridho memberikan evaluasi positif atas jalannya acara.
Kegiatan Halaqoh Usroh ini didukung penuh oleh berbagai lembaga dan kemitraan strategis di bawah naungan Hidayatullah, di antaranya Sakinah Group, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Pos Dai Kota Surabaya, Darul Arqam Indonesia, Pesmadai, Roumah Wakaf, MDN Mitra Dai Nusantara, IQRO Movement, Rumah Qur’an Hidayatullah, Muslimat Hidayatullah, Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, serta PT Lentera Jaya Madina. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memperluas dampak kemaslahatan program di masa mendatang.
Reporter: Adin Nursyahid
Editor: Aminudin

