Hidayatullahjatim.com – Siswa SMP Integral Ar-Rohmah Tahfizh melakukan rangkaian program pertukaran pelajar internasional bertajuk Future Leaders Beyond Borders yang berlangsung di Malaysia dan Singapura pada 25 hingga 31 Oktober 2026. Agenda akademik dan kebudayaan lintas negara ini diselenggarakan sebagai langkah nyata sekolah dalam memperluas wawasan global para santri, mengasah keterampilan komunikasi antarbangsa, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Perjalanan edukatif yang berlangsung selama sepekan tersebut menghadirkan beragam aktivitas yang dirancang untuk mempertemukan para santri dengan iklim pendidikan internasional. Saat berkunjung ke Global Indian International School (GIIS) di Malaysia, para siswa mengikuti pertukaran budaya, aksi stand-up comedy, serta kegiatan eco-tourism melalui praktik penanaman tanaman dalam pot. Di sekolah berskala internasional ini, para siswa juga ditantang dalam kuis interaktif mengenai kebudayaan Malaysia yang bertujuan untuk membangun rasa percaya diri dan sikap saling menghargai keberagaman budaya.

Pengalaman kolaboratif serupa berlanjut di Inspiros International School. Di lembaga tersebut, para santri berinteraksi dan berkolaborasi langsung dengan para pelajar setempat melalui berbagai platform edukasi, pertunjukan seni, apresiasi budaya, hingga kegiatan olahraga bersama. Selain untuk mempererat tali persahabatan lintas negara, aktivitas di Inspiros International School ditujukan untuk melatih kerja sama tim, efektivitas komunikasi, serta kemampuan adaptasi siswa dalam lingkungan multikultural.
Kunjungan berikutnya dilaksanakan di Mutiara International Grammar School, di mana para siswa mendapatkan porsi pengalaman akademik yang lebih mendalam. Di sekolah ini, santri SMP Integral Ar-Rohmah Tahfizh berkesempatan menjadi peserta dalam konferensi internasional yang membahas isu global perubahan iklim (climate change). Selain itu, mereka juga menampilkan bakat seni di panggung pertunjukan internasional guna melatih keberanian dalam menyampaikan gagasan di hadapan publik global.
Sebagai puncaknya di Malaysia, rombongan melakukan kunjungan institusional ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Melalui agenda pengenalan kampus, tur fasilitas akademik, dan diskusi interaktif di salah satu perguruan tinggi terkemuka di Asia Tenggara tersebut, para siswa memperoleh gambaran riil mengenai ritme pembelajaran di tingkat pendidikan tinggi. Pengalaman ini diharapkan mampu memantik motivasi para santri untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya hingga ke tingkat internasional.
Sementara itu, rangkaian kunjungan di Singapura memberikan dinamika pembelajaran luar ruang yang berbeda. Selama berada di negara tetangga tersebut, para santri ditantang untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat internasional menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Jepang dalam percakapan sehari-hari. Pengalaman ini melatih keberanian komunikasi serta membuka pandangan siswa terhadap dunia luar yang semakin terhubung.
Di tengah padatnya jadwal penjelajahan global tersebut, identitas dan tradisi keislaman santri tetap dijaga secara ketat. Pengelola program memastikan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an senantiasa menjadi pedoman utama, di mana kegiatan tilawah Al-Qur’an harian tetap dijalankan secara istiqamah di sela-sela agenda kunjungan.
“Alhamdulillah, anak-anak mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Mereka belajar berkomunikasi dengan dunia internasional, mengenal budaya yang beragam, membangun kepercayaan diri, dan mulai melihat masa depan dengan cakrawala yang lebih luas. Kami berharap pengalaman ini menjadi pemantik semangat untuk terus belajar, berani bermimpi besar, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan,” ujar Kepala SMP Integral Ar-Rohmah Tahfizh, Ust. M. Nur Cholis, M.Pd., di Malang, Senin (2/11/2026).
Apresiasi Pengembangan Pendidikan Berbasis Karakter Qur’ani
Ust. M. Nur Cholis menambahkan bahwa akselerasi wawasan global yang dimiliki para santri tidak boleh menggerus fondasi spiritual mereka. Pihak sekolah berkomitmen agar jati diri sebagai santri penghafal Al-Qur’an tetap melekat secara utuh di mana pun siswa berada.
“Kita ingin anak-anak mampu berpikir global, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an. Ke mana pun mereka melangkah, identitas sebagai santri harus tetap melekat. Mereka bukan hanya dipersiapkan untuk sukses di dunia, tetapi juga menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat,” kata Ust. M. Nur Cholis di Malang, Senin (2/11/2026).
Pelaksanaan program internasional ini mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari jajaran pengurus wilayah. Terobosan yang dilakukan oleh SMP Integral Ar-Rohmah Tahfizh dinilai menjadi langkah konkret dalam mencetak generasi muda Islam yang memiliki daya saing tinggi di kancah global.
Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan penyelenggaraan program pertukaran pelajar ini. Menurutnya, keberanian sekolah memfasilitasi santri hingga ke kancah internasional membuktikan bahwa pendidikan berbasis pesantren mampu bersanding dengan standar pendidikan global.
“Kami sangat mengapresiasi terobosan SMP Integral Ar-Rohmah Tahfizh. Program ini membuktikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki keberanian, wawasan luas, dan kesiapan untuk menjadi pemimpin masa depan di tingkat dunia,” ujar Ustadz Muhammad Solehan.
Rangkaian kegiatan Future Leaders Beyond Borders pada 25–31 Oktober 2026 ini diharapkan menjadi pijakan berkelanjutan bagi SMP Integral Ar-Rohmah Tahfizh dalam mendidik calon pemimpin masa depan yang berwawasan luas, berkarakter kuat, dan memegang teguh jati diri Qur’ani.
Kontributor: Achmad Fauzan
Editor: Aminudin
