Ngawi (hidayatullahjatim.com) – Suasana penuh kehangatan dan semangat ukhuwah menyelimuti ruang Mushola SD Kelas 1 Hidayatullah Ngawi pada Ahad (2/8/2026). Puluhan kader dan pengurus Muslimat Hidayatullah (Mushida) se-Kabupaten Ngawi berkumpul dengan antusias mengikuti agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dipimpin oleh Ketua Mushida Ngawi, Ustadzah Dwi Lestari.
Bagi para peserta yang hadir, agenda tahunan bertema “Bersinergi, Berkhidmat, dan Berdaya untuk Keluarga dan Ummat” ini bukan sekadar rapat kerja formal, melainkan momen penting untuk menumpahkan ide, mempererat silaturahmi, serta mengokohkan semangat berkhidmat.
Pembukaan Khidmat, Peserta Mengaku Tersentuh
Sejak registrasi dimulai pukul 07.30 WIB, raut wajah antusias terpancar dari para kader. Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat, diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an hingga lagu Indonesia Raya dan Mars Mushida yang dilantunkan secara bersama-sama.
Dalam sambutannya, Ustadzah Dwi Lestari mengingatkan kembali pentingnya niat dan keikhlasan dalam menjalankan amanah dakwah. Pesan tersebut disambut hangat oleh seluruh peserta.
“Rakerda kali ini benar-benar memberikan energi baru bagi kami para pengurus di lapangan. Membaca tema dan mendengar arahan dari Ustadzah Dwi Lestari membuat kami makin yakin bahwa peran muslimat sangat krusial dalam membangun keluarga Qur’ani,” ungkap salah satu peserta Rakerda dengan nada optimistis.
Diskusi Produktif dan Penuh Kebersamaan
Usai jeda water break, suasana rapat kerja berlangsung dinamis namun tetap penuh kekeluargaan. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam sesi penetapan dan perumusan program kerja, mulai dari:
-
Penyampaian Ketua Departemen Baru dan Pemilihan Anggota Departemen yang disambut antusias sebagai bentuk penyegaran organisasi.
-
Perkenalan Kepala Sekolah TK Baru, yang memberi harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di lingkungan Hidayatullah Ngawi.
-
Penyusunan dan Presentasi Program Kerja, di mana para peserta saling melempar gagasan untuk melahirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kesan positif dirasakan peserta karena setiap usulan diserap dengan baik oleh pimpinan rapat, menciptakan ruang diskusi yang inklusif dan solutif.
Ungkapan Terima Kasih dan Semangat Baru untuk Umat
Di akhir acara, jajaran peserta menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada panitia serta pengurus daerah atas fasilitasi dan konsep Rakerda yang berjalan dengan sangat rapi dan kondusif.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ustadzah Dwi Lestari dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan Rakerda ini dengan sangat baik dan tertata. Tempatnya nyaman, alur acaranya jelas, dan susasananya sangat mendukung kami untuk berdiskusi secara fokus,” ujar salah seorang peserta mewakili kader lainnya.
Para peserta menyambut positif hasil Rakerda yang berhasil menyusun langkah teknis program kerja secara terstruktur. Rasa lelah tak menyurutkan semangat peserta hingga seluruh rangkaian acara rampung.
“Kami pulang tidak hanya membawa draf program kerja, tetapi juga membawa semangat baru dan rasa syukur. Kami siap mengeksekusi program-program yang sudah disepakati bersama demi kemajuan Mushida Ngawi dan kebermanfaatan bagi umat,” tutur peserta tersebut usai penutupan acara.
Rakerda ditutup dengan doa bersama, meneguhkan tekad para kader Mushida Ngawi untuk terus bergerak dengan hati, ikhlas, dan berdedikasi tinggi.
Editor: Aminudin
