Jember (hidayatullahjatim.com)- Pemuda Hidayatullah Jawa Timur resmi membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Periode 2026–2029 yang dirangkai dengan Leadership Training Center (LTC) di Pondok Pesantren Hidayatullah Jember. Agenda yang berlangsung pada 31 Juli–2 Agustus 2026 ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan arah gerakan kepemudaan dalam menjawab tantangan zaman.
Pembukaan Rakerwil dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh Hidayatullah, hingga jajaran pengurus Pemuda Hidayatullah dari kabupaten/kota se-Jawa Timur. Hadir mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Turut hadir perwakilan Dispora Kabupaten Jember, Bakesbangpol, Bagian Kesra, serta jajaran pimpinan Hidayatullah tingkat wilayah dan daerah.
Ketua PW Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, Bang Muhammad Basitul Yadain, menegaskan bahwa Rakerwil ini tidak boleh hanya berhenti sebagai agenda seremonial rutin semata.
“Rakerwil ini harus menjadi titik tolak lahirnya ritme perjuangan yang lebih progresif, profesional, dan berdampak bagi umat serta masyarakat,” ujar Basit.
Pada kesempatan tersebut, Bang Muhammad Basitul Yadain meluncurkan dua inovasi strategis sebagai bagian dari transformasi gerakan organisasi. Pertama, SIM PEMHIDA, yaitu Sistem Informasi Manajemen berbasis digital dan real-time untuk mengelola data anggota, aktivitas, hingga laporan keuangan. Menariknya, platform ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membantu penyusunan notulensi dan dokumentasi hasil rapat.
Kedua, peluncuran Iqro Movement, sebuah gerakan dakwah berbasis komunitas sebagai underbouw Pemuda Hidayatullah Jatim. Inovasi ini hadir merespons perubahan karakter generasi muda yang membutuhkan pendekatan dakwah lebih inklusif dan adaptif, namun tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.
Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Drs. Amun Rowie, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Rakerwil I dan inovasi-inovasi yang diusung oleh Pemuda Hidayatullah Jatim. Ia menekankan bahwa kekuatan utama anak muda terletak pada idealisme yang dimiliki.
Ustadz Amun Rowie berharap Pemuda Hidayatullah Jatim terus menjaga semangat perjuangan, bergerak lebih progresif, dan mampu menjadi inkubator kepemimpinan yang melahirkan kader-kader berkualitas bagi umat.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP Pemuda Hidayatullah, Supriyanto Refra, mengajak para kader muda untuk tidak ragu berhadapan dengan masalah. Menurutnya, seorang pemimpin lahir dari proses panjang dalam menyelesaikan tantangan agar terlatih berpikir kritis dan siap melakoni estafet kepemimpinan masa depan.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jember. Pemkab Jember berharap organisasi kepemudaan ini dapat terus bersinergi membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta berkontribusi nyata bagi daerah.
Rangkaian acara pembukaan ini juga diisi dengan Seminar Kebangsaan oleh Bakesbangpol Kabupaten Jember yang menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda. Through Rakerwil I dan LTC ini, Pemuda Hidayatullah Jawa Timur mempertegas komitmennya dalam membangun tata kelola berbasis digital serta mencetak kader pemimpin masa depan.
Reporter: Bang Aden
Editor: Aminudin
