Sekjen DPP Hidayatullah Resmi Buka Muswil VI Jawa Timur di Malang

Sekjen DPP Hidayatullah Resmi Buka Muswil VI Jawa Timur di Malang

Malang, 5–7 Desember 2025
Suasana sejuk pagi Malang menyambut pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Hidayatullah Jawa Timur yang digelar di Kampus Madya Ar Rohmah Putri. Pada Kamis (5/12/2025), Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Dr. Nanang Nur Patria, M.Pd., hadir membuka secara resmi forum strategis ini, menandai dimulainya rangkaian musyawarah yang akan berlangsung hingga 7 Desember 2025.

Muswil tahun ini mengangkat tema besar dan penuh makna: “Meneguhkan Jatidiri, Kemandirian, Kebermanfaatan, Menyongsong Indonesia Emas 2045.” Tema yang bukan sekadar rangkaian kata, tetapi penegasan arah gerakan bahwa dakwah harus semakin kuat pijakannya, mandiri langkahnya, dan nyata manfaatnya bagi umat serta bangsa.

Acara pembukaan dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain: Ust. Drs. Amun Rowi, M.Pd. (Ketua DPW Jawa Timur), Ust. Muhammad Juweni (Ketua DMW), serta Dr. Ir. Drajat Irawan, SE., SH., MT., M.Si. selaku Analis Kebijakan Ahli Utama dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hadir pula jajaran pengurus wilayah dan daerah, unsur Kapolsek Dawu, Koramil Dawu, MUI, Camat setempat, serta berbagai ormas Islam dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Sekjen DPP Hidayatullah, Nanang Nur Patria, menyampaikan pesan mendalam yang menggugah kesadaran kolektif kader. Ia menegaskan bahwa Muswil bukan hanya agenda organisatoris, tetapi momentum konsolidasi nilai dan arah perjuangan.

“Tema Muswil kali ini adalah seruan agar kita meneguhkan jatidiri sebagai kader dakwah, membangun kemandirian, dan menghadirkan kebermanfaatan yang nyata. Indonesia menuju 2045 membutuhkan kontribusi tulus dan kerja-kerja strategis umat Islam,” ujarnya. Dengan nada tegas namun menyejukkan, ia mengingatkan bahwa organisasi bukan sekadar struktur administratif. “Organisasi adalah amanah perjuangan. Jadikan Muswil ini ruang melahirkan keputusan yang membawa maslahat bagi umat,” tegasnya.

Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowi, memperkuat pesan tersebut. Baginya, Muswil adalah ruang kembali pada nilai dasar pergerakan sekaligus sarana membaca tantangan zaman. “Meneguhkan jatidiri berarti kembali pada fondasi nilai. Kemandirian adalah kehormatan organisasi, dan kebermanfaatan adalah ukuran keberhasilan dakwah. Kita bekerja bukan hanya untuk organisasi, tetapi untuk bangsa dan masa depan generasi Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee, Fahmi Ahmad, mengungkapkan kesiapan panitia menyelenggarakan Muswil secara matang dan bermartabat. Baginya, Muswil adalah momentum bersejarah yang akan menentukan arah strategis Hidayatullah Jawa Timur. Ketua Steering Committee, Muh Idris, menambahkan bahwa desain Muswil dirancang untuk melahirkan gagasan besar, kepemimpinan yang tangguh, serta kebijakan yang terukur menuju kemandirian lembaga dan kebermanfaatan yang lebih luas.

Dari pemerintah provinsi, Dr. Drajat Irawan menyampaikan apresiasi dan dukungan. Ia menilai kiprah Hidayatullah sangat relevan dengan agenda pembangunan Jawa Timur, terutama dalam penguatan pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Pemprov Jawa Timur sangat mengapresiasi kontribusi Hidayatullah. Tema Muswil sejalan dengan arah pembangunan daerah menuju kemandirian ekonomi dan kesiapan bonus demografi. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat untuk mencetak SDM yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selama tiga hari, Muswil VI Hidayatullah Jawa Timur akan membahas laporan pertanggungjawaban, merumuskan arah kebijakan lima tahun ke depan, memperkuat sistem dakwah dan pendidikan, menggelar diskusi tematik, serta memilih kepemimpinan wilayah baru.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh optimisme. Di ruang itu, para pemimpin, kader, dan tokoh masyarakat kembali mengikat janji perjuangan bahwa dakwah adalah jalan panjang yang mesti dijaga, dijalankan, dan diwariskan. Dan dari Malang, semangat itu kembali menyala untuk Jawa Timur dan Indonesia yang lebih berkemajuan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *