“Satu Komando di Layar Virtual: Ikhtiar Pengurus DPD Se-Jatim Membangun Kemandirian Umat melalui Wakaf Produktif”

“Satu Komando di Layar Virtual: Ikhtiar Pengurus DPD Se-Jatim Membangun Kemandirian Umat melalui Wakaf Produktif”

SURABAYA (hidayatullah.com) – Selasa (16/2) kemarin, kami para Ketua, Bendahara DPD se-Jawa Timur, serta Bendahara Yayasan berkumpul di depan layar laptop masing-masing. Pertemuan via Zoom Meeting ini menjadi momen krusial melalui agenda “Pembekalan Funding Ramadhan & Launching Wakaf Produktif” yang digelar oleh DPW Hidayatullah Jawa Timur.

Bagi kami di tingkat daerah, arahan ini menjadi kompas penting untuk memastikan pengelolaan dana umat di wilayah kami masing-masing berjalan lebih profesional, transparan, dan memiliki dampak jangka panjang.

Melihat Bukti Nyata, Bukan Sekadar Rencana

Mendengarkan paparan dari Ustaz Imam Muslim (Ketua Departemen Sosial DPW), kami merasa optimis. Beliau membedah ekosistem bisnis riil yang ternyata sudah berjalan stabil di beberapa titik di Jawa Timur. Ini memberikan gambaran bagi kami bahwa wakaf produktif adalah solusi nyata bagi operasional dakwah.

Beberapa poin perkembangan yang membuat kami bersemangat antara lain:

  • Peternakan & Perkebunan: Produksi ayam petelur di Gunung Kawi dan Blitar, serta hamparan 6 hektar pisang cavendish di Pare dan Gedeg.

  • Properti & Ritel: Proyek hunian di Malang dan Gumul, ditambah pesatnya perkembangan Sakinah Mart.

Surplus dari unit-unit usaha ini akan dialokasikan kembali untuk beasiswa pendidikan santri dan biaya operasional dakwah di seluruh pelosok Jawa Timur.

Amanah Bendahara DPW: Profesionalisme dan Akuntabilitas

Menutup sesi pembekalan, kami menyimak arahan strategis dari Bendahara DPW Hidayatullah Jawa Timur, Muhammad Ali. Beliau memberikan penekanan khusus pada kedisiplinan manajerial yang harus kami terapkan di daerah.

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan eksekusi sektor riil di berbagai titik—mulai dari Gunung Kawi hingga Mojokerto—adalah buah dari pengelolaan amanah yang kredibel.

“Wakaf jika dikelola secara produktif akan menjadi kekuatan luar biasa bagi umat. Namun, kekuatannya terletak pada transparansi dan profesionalisme kita sebagai pengelola,” pesan Muhammad Ali kepada kami.

Melalui arahan beliau, kami diingatkan bahwa kemandirian ekonomi ini harus menjadi pemantik bagi tiap DPD untuk mulai menggali potensi lokal masing-masing. Kami pulang dari ruang virtual dengan komitmen untuk memastikan setiap rupiah dana umat terkelola dengan sistem yang akuntabel demi kemaslahatan santri dan dakwah yang lebih luas.

Reporter: Baijuri

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *