Sambut Ramadhan 1447 H, 1.500 Aktivis Hidayatullah Surabaya Putihkan Kawasan Mulyosari

Sambut Ramadhan 1447 H, 1.500 Aktivis Hidayatullah Surabaya Putihkan Kawasan Mulyosari

SURABAYA (hidayatullah.com) โ€“ Semangat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H terpancar kuat dari keluarga besar Pesantren Hidayatullah Surabaya. Senin (16/2), sebanyak 1.500 aktivis dan santri tumpah ruah mengikuti Parade Syiar Ramadhan yang melintasi jalur utama Surabaya Timur, mulai dari kampus pesantren hingga Bundaran ITS Mulyosari dan Kertajaya.

Ketua DPD Hidayatullah Surabaya, Zaenal Muttaqin, menegaskan bahwa agenda kolosal ini merupakan wujud kegembiraan kolektif dalam menyongsong bulan penuh ampunan. Dengan mengusung tema “Menata Diri di Bulan Suci, Menjadi Insan Lebih Terpuji”, parade ini diharapkan mampu menularkan energi positif kepada warga kota.

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyiapkan diri secara spiritual. Parade ini bukan sekadar barisan berjalan kaki, tapi simbol kesiapan kami dalam berkhidmat dan memperbaiki diri di bulan suci nanti,” ujar Zaenal Muttaqin di sela-sela pemberangkatan peserta.

Barisan Kolosal

Kemeriahan terlihat sejak pukul 07.30 WIB. Acara diawali dengan pembacaan Al-Fatihah Kolosal yang dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengurus PPH Surabaya, Ustaz Marni Mulyana, sebelum bendera start dikibarkan.

Rombongan parade memanjang rapi dengan komposisi yang unik. Di barisan depan, nampak siswa TK yang ceria menaiki odong-odong dengan pengawalan ambulans. Disusul kemudian oleh barisan mahasiswa STAIL, santri SMA, SMP, hingga unit-unit strategis seperti Roumah Wakaf, koperasi, dan lembaga keuangan pesantren.

Pemandangan kontras yang apik terlihat dari dress code peserta. Ustadz dan santri putra tampil bersih dengan seragam putih khas hari Jumat, sementara mahasiswi MQL STAIL tampil elegan dengan busana hitam.

Apresiasi DPW Jawa Timur

Aksi syiar ini mendapat sorotan positif dari pengurus wilayah. Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Aep Saepudin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif gerakan ini. Menurutnya, konsistensi Surabaya dalam menjaga tradisi syiar jalanan adalah bentuk dakwah yang segar.

“Kami sangat mengapresiasi langkah DPD Surabaya. Ini adalah dakwah bil hal yang nyata. Melihat ribuan santri dan aktivis turun ke jalan dengan tertib dan penuh keceriaan adalah pesan dakwah yang efektif dan langsung sampai ke hati masyarakat,” ungkap Aep Saepudin.

Parade yang dikoordinatori oleh Adib Nursyahid dengan penanggung jawab Ustaz Syafiq ini berakhir dengan tertib pada pukul 09.30 WIB. Meski melibatkan massa dalam jumlah besar, arus lalu lintas di sekitar rute parade tetap terkendali berkat pengawalan ketat tim SAR Hidayatullah dan koordinasi lapangan yang matang.

Reporter: Adib

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *