hidayatullahjatim.com, Malang — Suasana khidmat memenuhi Aula Al Hambra Kampus Madya Ar Rohmah Putri, Malang, pada Jum’at (5 Desember 2025) ketika Rois Aam Hidayatullah, KH. Abdurrahman Muhammad, menyampaikan taujih kebangkitan dalam rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Hidayatullah Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri 400 peserta dari seluruh perwakilan daerah se–Jawa Timur serta sejumlah tokoh nasional Hidayatullah. Forum strategis ini menjadi momentum penguatan konsolidasi, arah perjuangan organisasi, dan peneguhan jatidiri gerakan menuju kemandirian umat.
Fondasi Kemajuan: Iman, Ilmu, dan Amal
Dalam arahannya, KH. Abdurrahman Muhammad menegaskan bahwa setiap perkembangan dan kemajuan dalam perjuangan dakwah selalu bertumpu pada tiga pilar utama.
“Kemajuan itu azaznya tiga: Iman, Ilmu, dan Amal. Maka setiap ada kerja yang dilandasi ilmu dan iman pasti ada perkembangan,” tegasnya.
Beliau melanjutkan bahwa kemajuan Hidayatullah ke depan hanya dapat diraih dengan kepemimpinan yang berpijak pada kekuatan iman dan jatidiri perjuangan.
“Kemajuan di Hidayatullah ini akan terjadi jika hadir Iman, Kepemimpinan, dan Jatidiri. Jika jatidiri dilaksanakan dalam kepemimpinan yang didasarkan pada iman, maka pasti terjadi kemajuan,” ujar beliau.
Haqqa Tilawah Melahirkan Iman
Dalam penjelasannya, Rois Aam kembali mengingatkan pentingnya ruh perjuangan yang dibangun melalui Al-Qur’an.
“Haqqa Tilawah (pembacaan yang benar) akan melahirkan Iman,” ungkapnya.
Karena itu, beliau menekankan bahwa seluruh aktivitas dakwah dan pembangunan sistem kehidupan harus dikembalikan kepada nilai-nilai Ilahiah.
“Tugas utama kita mengenalkan Allah dan menjalankan kehidupan kita dengan tatanan Rabbaniyah,” lanjutnya.
Ukhuwah sebagai Kekayaan Paling Besar
Menutup taujihnya, KH. Abdurrahman Muhammad menegaskan bahwa kekuatan jamaah terletak pada persatuan hati dan ketaatan kepada Allah.
“Kekayaan yang paling besar bagi seorang Muslim adalah menyatunya hati dalam ukhuwah. Kita ini disatukan hatinya karena ada ketaatan kepada Allah,” tutup beliau disambut pekikan takbir dari seluruh peserta.
Optimisme Kebangkitan Jawa Timur
Muswil VI Hidayatullah Jawa Timur tidak hanya menjadi forum pemilihan dan penyusunan program kerja, tetapi juga ruang penyalaan energi perjuangan, penguatan komitmen menuju gerakan dakwah yang semakin mandiri, berjatidiri, dan bermanfaat luas bagi umat. Momentum ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju kontribusi nyata Hidayatullah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

