Hidayatullahjatim.com – SD Integral Yad Bunayya Blitar baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan outbound dan edukasi industri pengolahan cokelat yang berpusat di kawasan wisata edukasi terpadu Kampung Coklat, Blitar, Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta didik dengan tingkat antusiasme yang luar biasa tinggi sejak pagi hari. Program luar kelas ini dirancang secara khusus untuk memberikan pengalaman belajar empiris dan langsung kepada para siswa mengenai seluk-beluk industri hulu hingga hilir tanaman kakao, mulai dari teknik pembibitan, pengenalan morfologi buah kakao, hingga peninjauan langsung area pabrik pengolahan modern.
Dalam rangkaian acara yang sarat akan unsur edukasi tersebut, para siswa tampak gembira dan aktif mengikuti setiap sesi yang dipandu oleh instruktur profesional setempat. Mereka berkesempatan untuk belajar memegang langsung buah kakao segar di kebun pembibitan, mencicipi berbagai varian olahan produk cokelat berkualitas tinggi, hingga menikmati fasilitas rekreasi seperti menaiki kereta wisata untuk berkeliling kawasan pabrik bersama teman-teman sekelas dalam suasana yang penuh keceriaan.
Pihak sekolah menegaskan bahwa kunjungan edukatif ini bukan sekadar sarana rekreasi semata, melainkan bagian dari kurikulum penunjang untuk menanamkan wawasan lingkungan, kewirausahaan, serta kecintaan terhadap produk lokal sejak usia dini. Para guru pendamping turut mengawal jalannya kegiatan secara tertib demi memastikan keselamatan sekaligus ketercapaian tujuan pembelajaran setiap siswa yang hadir di lokasi.
Pelaksanaan program kunjungan lapangan ini pun mendapat sambutan hangat serta apresiasi mendalam dari berbagai kalangan penggiat pendidikan. Mereka memandang positif metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pembentukan karakter anak didik di era modern saat ini.
Nilai Penting Pembelajaran Kontekstual bagi Siswa
Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, menyampaikan apresiasi dan pandangannya terkait pelaksanaan program edukasi luar kelas yang dinilai sangat menunjang tumbuh kembang kognitif serta karakter peserta didik. Menurutnya, metode pembelajaran langsung di lapangan seperti ini mampu memperkaya wawasan anak-anak secara nyata melalui pengamatan langsung terhadap objek belajar di dunia nyata.
“Kegiatan edukatif semacam ini sangat efektif untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta kecintaan peserta didik terhadap dunia industri dan lingkungan sekitar,” ujar Ustadz Muhammad Solehan. Beliau menambahkan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dasar dan pusat-pusat industri kreatif harus terus ditingkatkan guna melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap potensi lokal di sekitarnya.
Editor: Aminudin
