HidayatullahJatim.com – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Integral (MKKSI) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang diikuti oleh para kepala sekolah dalam jaringan Sekolah Integral Hidayatullah se-Jawa Timur dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA di Sumenep, Jawa Timur, pada Jum’at–Sabtu, 2–3 Oktober 2026. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan kapasitas kepemimpinan sekolah, peningkatan mutu pelayanan pendidikan, hingga penyusunan peta strategi pengembangan sekolah yang profesional dan berkelanjutan.
Dalam forum koordinasi tersebut, para kepala sekolah berdiskusi, melakukan studi kasus, serta berbagi praktik baik (best practice) dalam mengelola lembaga pendidikan. Rangkaian pembahasan mencakup pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan pembiayaan, penguatan pelayanan pendidikan sebagai fondasi kepercayaan wali murid, hingga peran strategis paguyuban dan komite sekolah sebagai mitra pemfungsian pemasaran serta kemitraan lembaga.
Selain itu, para peserta melakukan evaluasi kondisi sekolah berbasis Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Rapor Pendidikan. Pembahasan berlanjut pada penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang mencakup penetapan visi, evaluasi diri, penyusunan program strategis, hingga penguatan keterkaitan antara RKJM, Rencana Kerja Tahunan (RKT), dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).
Kepala SD Luqman Al Hakim Ngawi, Ustadz Galih Pratama Yoga, yang hadir sebagai peserta kegiatan menyampaikan terimakasih yang mendalam atas terselenggaranya forum koordinasi ini. Ia menilai pertemuan antar kepala sekolah menjadi sarana evaluasi dan refleksi yang sangat efektif bagi pengelola sekolah.
“Pertemuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Banyak masukan dan praktik baik dari kepala sekolah lain yang bisa menjadi bahan evaluasi, mulai dari bagaimana mengelola SDM, meningkatkan pelayanan kepada wali murid, membangun kemitraan melalui paguyuban dan komite, hingga menyusun RKJM sebagai peta strategi pengembangan sekolah,” kata Galih Pratama Yoga di Sumenep, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Dalam sudut pandang manajerial, pendidikan tidak dapat dipisahkan dari aspek pelayanan, sebab pelayanan yang prima secara langsung menumbuhkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, hubungan dengan wali murid perlu diposisikan secara strategis: kritik serta masukan membina evaluasi internal, sementara kepuasan dan pengalaman positif wali murid menjadi jembatan narasi dalam memperluas kepercayaan masyarakat luas.
Di sisi perencanaan operasional, RKJM ditekankan agar tidak sekadar berhenti sebagai dokumen administratif belaka, melainkan berfungsi penuh sebagai peta jalan (roadmap) yang menghubungkan visi lembaga, kondisi aktual sekolah, prioritas pengembangan, pembiayaan, hingga indikator evaluasi pencapaian secara berkala.
Ketua MKKSI, Ust. Syaiful, yang bertanggung jawab atas jalannya acara menekankan pentingnya komitmen kolektif para kepala sekolah dalam mengimplementasikan hasil koordinasi ini di lembaga masing-masing demi menjaga standar mutu sekolah integral.
Apresiasi Departemen Pendidikan Hidayatullah Jawa Timur
Dukungan penuh terhadap penguatan kapasitas kepemimpinan ini turut disampaikan oleh pengurus wilayah. Ketua Departemen Pendidikan Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rakor MKKSI Jawa Timur di Sumenep tersebut.
Ustadz Muhammad Solehan menegaskan bahwa langkah konsisten MKKSI dalam menggembleng para kepala sekolah merupakan pijakan utama bagi terciptanya standarisasi mutu pendidikan Hidayatullah di seluruh Jawa Timur. Beliau berharap hasil dari rapat koordinasi ini segera ditindaklanjuti secara nyata melalui perencanaan RKJM, RKT, dan RKAS yang terarah, transparan, serta akuntabel di setiap jenjang sekolah.
Kontributor: Bang Galih
Editor: Aminudin
