JawaPos.com – Islamic Boarding School (IBS) SMP Luqman Al Hakim Ngawi menggelar agenda Apresiasi Santri Tahfidz Terbaik Periode September 2026 di lingkungan IBS SMP Luqman Al Hakim Ngawi, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan atas capaian, kedisiplinan, serta kesungguhan para santri dalam mengikuti program hafalan Al-Qur’an selama satu bulan terakhir.
Program tahunan dan berkala ini bertujuan untuk menumbuhkan motivasi, memupuk semangat fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan), serta memperkuat kedisiplinan dan istiqamah santri. Sebanyak lima santri dari jenjang kelas VII hingga IX terpilih meraih predikat Santri Tahfidz Terbaik pada periode kali ini, yaitu Ikhsan Nur Sahid (Kelas VII), Hamdan Hanif Al Fauzan (Kelas VII), Adam Muwahid Ashari (Kelas VIII), Agam Abdillah Purwa Pratama (Kelas VIII), dan Zaid Abdurahman A. (Kelas IX).
Mas’ul Tahfidz IBS SMP Luqman Al Hakim Ngawi, Ustadz Ishom At-Tamimi, S.Ag., menegaskan bahwa penganugerahan ini melampaui sekadar penilaian kuantitatif jumlah ayat yang dihafal. Menurutnya, kegiatan ini merupakan fondasi penting dalam membina interaksi berkelanjutan antara santri dan Al-Qur’an.
“Apresiasi ini bukan sekadar bentuk penghargaan atas capaian hafalan semata, melainkan bagian dari ikhtiar lembaga dalam menyukseskan Pendidikan Integral Berbasis Tauhid. Pendidikan Al-Qur’an tidak hanya menargetkan santri mampu menghafal ayat demi ayat, tetapi juga membentuk pribadi yang mencintai, memahami, menjaga, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ustadz Ishom At-Tamimi, S.Ag. di Ngawi, Sabtu (3/10/2026).
Ia menambahkan bahwa proses menghafal Al-Qur’an memerlukan kesungguhan dan pengorbanan yang bernilai ibadah tinggi. “Bukan sekadar menghafal ayat, tetapi menanamkan Al-Qur’an dalam hati, membentuk akhlak, dan menghadirkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” ujar Ustadz Ishom At-Tamimi, S.Ag. di Ngawi, Sabtu (3/10/2026).
Pelaksanaan kegiatan yang dihadiri oleh jajaran asatidzah pendamping tahfidz serta para santri tersebut berlangsung khidmat. Para penerima penghargaan diharapkan dapat mempertahankan kualitas murajaah dan menjadi pendorong semangat bagi santri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hafalan mereka.
Dukungan dan Apresiasi Departemen Pendidikan Hidayatullah
Keberhasilan program penganugerahan tahfidz ini turut mendapat perhatian dan apresiasi dari pimpinan wilayah. Ketua Departemen Pendidikan Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, menyampaikan rasa bangga serta dukungannya terhadap konsistensi IBS SMP Luqman Al Hakim Ngawi dalam membina generasi muda Qur’ani.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para santri penerima penghargaan dan seluruh asatidzah pendamping di IBS SMP Luqman Al Hakim Ngawi. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen lembaga dalam mengintegrasikan pembelajaran Al-Qur’an dengan pembinaan karakter dan akhlak mulia secara berkesinambungan,” kata Ustadz Muhammad Solehan.
Ustadz Muhammad Solehan menggarisbawahi bahwa ikhtiar yang dilakukan oleh pesantren hendaknya menjadi acuan bagi pengembangan pendidikan berbasis tauhid. Menurutnya, kesinambungan antara prestasi hafalan dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis dan keagamaan, tetapi juga bermanfaat luas bagi masyarakat dan umat.
Melalui pemberian apresiasi ini, IBS SMP Luqman Al Hakim Ngawi berkomitmen untuk terus menjaga iklim kompetisi yang sehat di lingkungan pesantren, sembari memastikan seluruh santri tumbuh menjadi generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Huda
Editor: Aminudin
