KOTA MADIUN (hidayatullahjatim.com) — Masjid Daarul Ilmi yang berada di lingkungan Pesantren SMP Putra Darul Madinah, Desa Karangrejo, Dungus, kembali menggiatkan syiar Islam melalui Majelis Kajian Rutin Ahad Pon. Agenda dakwah yang dihadiri oleh masyarakat Karangrejo dan sekitarnya ini menjadi sarana mengokohkan ukhuwah sekaligus memperdalam ilmu agama bagi warga setempat.
Hadir sebagai pemateri utama, Ustadz Amir Abdullah menyampaikan tausiyah berbobot mengenai hakikat dan tujuan utama seorang mukmin dalam menjalani kehidupan di dunia, yaitu bagaimana senantiasa meningkatkan kualitas ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dalam pemaparannya, Ustadz Amir Abdullah menekankan bahwa ketaqwaan bukanlah kedudukan yang bersifat statis, melainkan sebuah proses dinamis yang harus terus dipupuk dan ditingkatkan setiap hari. Ketaqwaan sejati diwujudkan melalui kepatuhan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya atas dasar keimanan. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 102:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”
“Peningkatan ketaqwaan adalah benteng utama seorang mukmin di tengah arus zaman. Setiap langkah dan perbuatan kita hendaknya senantiasa berorientasi untuk meraih keridaan sang Pencipta,” ungkap Ustadz Amir Abdullah di hadapan para jamaah.
Pelaksanaan syiar dakwah yang konsisten di Masjid Daarul Ilmi ini mendapat apresiasi hangat dari pengurus wilayah. Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Aep Saepudin, memberikan apresiasi tinggi Pengurus DPD Hidayatullah Kota Madiun dan partisipasi aktif masyarakat Karangrejo.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus DPD Hidayatullah Kota Madiun atas komitmennya menghidupkan majelis ilmu. Kajian rutin seperti Ahad Pon ini adalah jangkar spiritual masyarakat. Ketika dakwah dan pesantren menyatu erat dengan warga sekitar, di situlah keberkahan dan ketaqwaan kolektif akan terbangun kokoh,” ujar Ustadz Aep Saepudin.
Melalui keberlanjutan majelis ilmu ini, Masjid Daarul Ilmi diharapkan terus menjadi pusat pencerahan umat dan oase spiritual yang merekatkan hubungan antar masyarakat. Harapannya seluruh lapisan masyarakat Karangrejo dan sekitarnya untuk istiqomah meramaikan majelis-majelis ilmu berikutnya demi meneguhkan ketaqwaan bersama.
