Hidayatullahjatim.com – Dewan Guru SMP Ar Rohmah Putra (Sparta) Malang menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) Guru di lingkungan kampus Ar Rohmah Malang, Jawa Timur, pada (25/9/2026). Kegiatan rutin ini diselenggarakan sebagai ruang penyegaran ruhiyah sekaligus pembekalan metodologis bagi para pendidik dalam memahami Al-Qur’an secara historis dan tematis untuk memperkuat pondasi spiritual serta kapasitas mental mereka.
Dalam kajian tadabbur Qur’an tersebut, narasumber memetakan kronologi penurunan surah-surah Al-Qur’an pada periode Makkah Awal, yakni surah ke-1 hingga ke-22. Penurunan wahyu secara bertahap ini dinilai mencerminkan strategi pembinaan karakter Rasulullah SAW beserta para sahabat pada fase awal dakwah.
“Rasulullah menerima wahyu sesuai dengan tahapan kebutuhan dakwah. Pemahaman atas kronologi ini penting bagi para pendidik agar mampu mendesain pola pendidikan Islam yang bertahap dan adaptif,” kata Direktur Pendidikan LPI Ar Rohmah sekaligus Anggota Dewan Murabbi DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ust. Muh. Syuhud, M.Pd., di kampus Ar Rohmah Malang, Jumat (25/9/2026).
Materi kajian juga membedah pesan dari Surah Al-Qalam dan Surah Al-Muzzammil ayat 1–20. Berdasarkan pendekatan Tafsir Al-Hadits karya Izzat Darwazah serta kitab-kitab tafsir lainnya, terdapat tiga pesan utama Surah Al-Muzzammil, yaitu persiapan spiritual internal (qaulan tsaqila) melalui ibadah malam, ketahanan mental pembawa risalah dalam menghadapi penolakan, serta adanya fleksibilitas atau keringanan (rukhshah) pelaksanaan shalat malam dari hukum asal wajib menjadi sunnah muakkadah.
Apresiasi dan Penguatan Peran Pendidik
Pelaksanaan kegiatan pembinaan tersebut mendapat tanggapan positif dari jajaran Pengurus Wilayah. Keberlanjutan tradisi pembinaan mental dan spiritual guru dinilai menjadi modal mendasar dalam menjaga mutu pendidik di luar aspek akademik semata.
“Kami mengapresiasi tinggi komitmen LPI dan SMP Ar Rohmah Putra yang terus menjaga tradisi Mabit bagi para pendidik. Pendidik tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan di kelas, tetapi juga menjadi benteng moral dan teladan ruhiyah bagi para santri,” kata Sekretaris DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muh. Idris, M.Pd.I.
Beliau menambahkan bahwa pendalaman terhadap surah-surah Makkiyah menjadi sarana penting bagi para tenaga pendidik. “Kajian mendalam terhadap surah Makkiyah seperti Al-Muzzammil ini adalah amunisi terbaik agar para guru memiliki spirit Qaulan Tsaqila—tangguh secara spiritual, kokoh secara mental, dan bijak dalam mendidik generasi penerus,” ujar Ustadz Muh. Idris.
Melalui agenda ini, para guru SMP Ar Rohmah Putra diharapkan dapat mentransformasikan pemahaman tekstual dan spirit dakwah Al-Qur’an secara berkesinambungan di lingkungan sekolah.
Reporter: Achmad Fauzan
Editor: Aminudin
