SURABAYA (hidayatullahjatim.com) – Mengikuti agenda Halaqah Wustha yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur memberikan kesan dan penguatan spiritual yang mendalam bagi para peserta. Salah satu amil yang hadir, Ustadz Tarmiji, mengungkapkan rasa syukur dan apresianya dapat digembleng secara ideologis dan spiritual dalam forum pembinaan berkala tersebut.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di bawah bimbingan Murabbi Senior, Ustadz Mashud, menekankan pentingnya pengkaderan berkelanjutan serta penanaman nilai-nilai dasar dakwah bagi para amil di lembaga zakat nasional.
Ustadz Tarmiji menyampaikan bahwa materi yang dipaparkan dalam halaqah ini menyadarkan para amil akan keagungan amanah yang sedang diembannya. Hal tersebut sejalan dengan penegasan dari Pengurus DPD Hidayatullah Surabaya, Ustadz Zaenal Muttaqin, yang mengingatkan bahwa tugas amil tidak boleh dipandang sekadar pekerjaan administratif rutin.
“Kami di BMH diingatkan kembali bahwa tugas sebagai amil bukan hanya tentang profesionalisme pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Lebih dari itu, kami adalah dai. Ini adalah amanah dakwah yang menuntut integritas, ketulusan, serta ruh pengabdian yang tinggi kepada masyarakat,” tutur Ustadz Tarmiji merangkum pesan utama acara tersebut.
Ia menambahkan, melalui pembinaan ini, para peserta dibimbing untuk mampu mengintegrasikan antara keahlian manajerial modern dengan nilai-nilai keislaman yang kokoh. Harapannya, pelayanan zakat yang dihadirkan BMH Jatim tidak hanya memberi dampak ekonomi, tetapi juga membawa kemaslahatan spiritual bagi para muzaki maupun mustahiq.
Ungkapan Rasa Terima Kasih
Atas terselenggaranya agenda ini, Ustadz Tarmiji secara khusus menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para murabbi dan jajaran pengurus.
“Saya sangat berterima kasih atas pembinaan dan perkaderan yang terus dibangun secara istiqamah melalui Halaqah Wustha ini. Bimbingan dari para murabbi menjadi suplemen ruhani yang sangat kami butuhkan agar tetap memiliki karakter yang kuat, tangguh, dan berintegritas dalam menjalankan tugas-tugas dakwah di lapangan,” ungkap Ustadz Tarmiji.
Dengan pengkaderan yang solid dan berkesinambungan ini, Ustadz Tarmiji beserta seluruh amil BMH Jawa Timur optimistis dapat terus menjaga arah dakwah dan memberikan pelayanan terbaik bagi kemaslahatan umat.
