SURABAYA (hidayatullahjatim.com) — Pentingnya konsistensi mengikuti halaqoh kembali ditekankan bagi seluruh kader Hidayatullah. Pesan mendasar ini menjadi salah satu poin utama dalam agenda Halaqoh Wustho yang digelar di RQM Gunung Anyar, Surabaya.
Kegiatan pembinaan rutin yang dipimpin langsung oleh Ustadz Aep Saepudin sebagai murabbi tersebut berlangsung khidmat. Bertindak sebagai tuan rumah dalam kesempatan kali ini adalah Ustadz Muhammad Faruq.
Dalam taujih pembinaannya, Ustadz Aep Saepudin menekankan bahwa halaqoh merupakan media penyucian jiwa (tazkiyatun nufus) dan pembentukan karakter kader yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, kunci utama keberhasilan tarbiyah (pembinaan) terletak pada sikap istiqomah dan keterikatan kader terhadap majelis.
“Halaqoh adalah benteng spiritual kita. Tanpa konsistensi hadir dan menyimak pembinaan, kader akan mudah terseret arus fitnah zaman dan mengalami futur (penurunan semangat dakwah). Istiqomah di halaqoh itu ibarat menjaga nyala api; jika kita menjauh dari barisan, rasa hangatnya keimanan dan semangat perjuangan perlahan akan padam,” tegas Ustadz Aep Saepudin.
Ia juga menambahkan bahwa konsistensi hadir bukan sekadar menggugurkan kewajiban organisasi, melainkan bentuk kedisiplinan ruhani untuk menggembleng pemikiran serta menjaga keikhlasan niat dalam berkhidmat.
Pengurus DPD Hidayatullah Surabaya, Ustadz Zaenal Muttaqin, turut menegaskan bahwa halaqoh bukan sekadar agenda berkumpul biasa. Menurutnya, halaqoh merupakan wadah inti untuk menjaga spirit perjuangan, menguatkan pemikiran, serta mempererat ukhuwah antar-kader.
“Berhalaqoh adalah sarana vital penyegaran iman dan konsolidasi pemikiran kader. Tanpa halaqoh yang kuat, soliditas dan arah perjuangan seorang kader akan mudah goyah di tengah tantangan zaman,” ujar Ustadz Zaenal Muttaqin.
Apresiasi dari DPW Hidayatullah Jawa Timur
Istiqomahnya dinamika pembinaan kader di tingkat daerah ini turut mendapat perhatian khusus dari pimpinan wilayah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Halaqoh Wustho di Surabaya tersebut.
Ia menekankan bahwa keberlanjutan halaqoh di setiap tingkatan adalah urat nadi utama gerakan dakwah Hidayatullah, khususnya di Jawa Timur.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi semangat para murabbi dan anggota halaqoh di Surabaya. Komitmen untuk terus mengaji, membina diri, dan memperkuat akar pembinaan ini harus terus dijaga demi melahirkan kader-kader yang tangguh dan siap berkhidmat untuk masyarakat,” tutur Ustadz Amun Rowie.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh kader yang hadir dapat semakin mengukuhkan niat dan komitmennya dalam menjalankan amanah dakwah melalui wadah pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Reporter: Adib
Editor: Aminudin
