SURABAYA (hidayatullah.com) โ Ekosistem halal di Jawa Timur terus dipacu untuk menjadi motor penggerak kemandirian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah strategis ini ditegaskan dalam perhelatan Jawa Timur Halal Festival 2026 yang berlangsung khidmat di Hall Sulaiman, Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Sabtu (8/2).
Acara yang diinisiasi oleh Pengurus Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah Jawa Timur ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, regulator, dan pelaku usaha. Tak sekadar seremonial, festival ini menjadi momentum krusial bagi UMKM untuk “naik kelas” melalui standardisasi halal yang diakui secara nasional maupun global.
Bendahara DPW Hidayatullah Jawa Timur, Muhammad Ali, yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat pengurus LPH dalam mengawal sertifikasi produk lokal.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi langkah nyata LPH Hidayatullah Jatim. Ini bukan sekadar urusan administrasi, tapi bentuk dukungan agar ekonomi umat, khususnya UMKM di Jawa Timur, memiliki daya saing tinggi dan kemandirian finansial yang barokah,” ujar Muhammad Ali di sela-sela acara.
Halal Sebagai Nilai Jual Utama
Dalam seminar bertajuk penguatan ekonomi daerah, sejumlah narasumber memberikan perspektif mendalam. Kepala Divisi Operasional LPH Hidayatullah Pusat, Adika Nosa, menekankan bahwa sertifikasi halal kini telah bergeser dari sekadar kewajiban syariat menjadi strategi pemasaran yang ampuh untuk membangun kepercayaan pasar.
Hal senada diungkapkan Kepala Pusat Studi Halal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Setiyo Gunawan. Menurutnya, aspek keterlacakan dalam proses halal menjamin produk lebih higienis dan aman dikonsumsi. Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Surabaya, Muhammad Yahya, menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga pemeriksa dan pemerintah guna memudahkan akses layanan bagi pelaku usaha kecil.

Realisasi Nyata Bagi UMKM
Puncak acara ditandai dengan penyerahan Sertifikat Halal secara simbolis kepada sejumlah pelaku usaha binaan. Pengurus LPH Hidayatullah Jatim berharap momentum ini memicu efek domino bagi ribuan UMKM lain di Jawa Timur untuk segera melegalkan aspek kehalalan produk mereka.

Komitmen LPH Hidayatullah Jawa Timur:
-
Pendampingan Intensif: Menyiapkan auditor profesional yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur.
-
Aksesibilitas: Menjamin proses pemeriksaan yang transparan, cepat, dan profesional bagi pelaku usaha.
-
Edukasi Berkelanjutan: Menggelar literasi halal secara rutin agar UMKM memahami regulasi terbaru secara mendalam.
Dengan penguatan ekosistem ini, LPH Hidayatullah Jawa Timur optimis UMKM daerah tidak lagi hanya menjadi penonton di pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar nasional hingga global dengan kepercayaan diri tinggi.
Reporter: Sulaiman
Editor: Aminudin

