Hidayatullahjatim.com – Kampus 2 Hidayatullah Banjarsari Bojonegoro menggelar kegiatan Sosialisasi Kesehatan Wanita yang diperuntukkan bagi para siswi MTs dan MA Integral Luqman Al Hakim Bojonegoro di Bojonegoro, Jawa Timur. Langkah edukatif mengenai kesehatan reproduksi dan perawatan diri bagi remaja putri ini diselenggarakan sebagai upaya mematahkan stigma tabu sekaligus menjadi benteng utama dalam menjaga masa depan generasi muda.
Penyuluhan yang mengangkat tema kesehatan wanita bagi remaja putri ini menghadirkan pakar medis terkemuka, dr. Shinta Andi Sarasati, Sp.PA, FIAC. Dalam pemaparannya, dr. Shinta membekali para peserta dengan pemahaman mendalam seputar perubahan fisik, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, hingga langkah pencegahan dini terhadap berbagai gangguan kesehatan wanita yang kerap mengintai usia remaja.
Sosialisasi berjalan secara interaktif dan komunikatif sehingga menciptakan suasana ruang edukasi yang hangat. Para siswi tampak antusias menyimak materi dan mengaku mendapatkan wawasan serta pengalaman baru yang sangat krusial bagi tumbuh kembang mereka. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi dorongan kuat bagi para siswi untuk lebih bijak dan disiplin dalam menjaga kesehatan diri sehari-hari.
Apresiasi Pengurus Wilayah
Terselenggaranya agenda ini turut memantik apresiasi tinggi dari Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Timur. Ketua Departemen Pendidikan Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, memberikan penghargaan atas inisiatif sekolah dan kehadiran tenaga medis profesional dalam membekali para santri putri.
“Kesehatan fisik dan spiritual adalah dua pondasi utama dalam mencetak generasi muslimah yang tangguh. Kami sangat mengapresiasi kepekaan sekolah dan kehadiran dr. Shinta Andi Sarasati yang telah membagikan ilmu berharga ini,” kata Ustadz Muhammad Solehan.
Pondasi Karakter dan Pembekalan Keterampilan Hidup
Ustadz Muhammad Solehan menambahkan bahwa edukasi kesehatan secara komprehensif sangat penting untuk membentuk kedisiplinan santri putri dalam merawat diri sebagai bagian dari amanah keagamaan.
“Semoga sosialisasi ini membentuk karakter santri putri yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi dalam merawat kesehatan dirinya sebagai amanah dari Allah SWT,” ujar Ustadz Muhammad Solehan.
Melalui kegiatan ini, MTs-MA Integral Luqman Al Hakim Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada pendidikan kurikuler semata. Pihak sekolah secara aktif membekali para siswi dengan keterampilan hidup (life skills) serta kesadaran kesehatan yang holistik guna menyongsong masa depan yang sehat dan berprestasi.
Editor: Aminudin
