Hidayatullahjatim.com – Sako Pramuka Hidayatullah menggelar kegiatan edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi siswa kelas 4 dan 5 yang dilaksanakan di Klinik Hidayatullah pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 08.00–09.00 WIB, dengan menghadirkan narasumber dr. Titis dari Klinik Hidayatullah guna membekali para siswa keterampilan dasar penanganan darurat sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Titis menjelaskan berbagai materi esensial mulai dari pengertian P3K, penanganan luka terbuka dengan perdarahan, dugaan patah tulang, keseleo saat bermain sepak bola, luka bakar yang dikaitkan dengan kegiatan memasak MCC, hingga penanganan benjolan, mimisan, kejang, dan sesak napas. Beliau menegaskan bahwa penanganan setiap kondisi darurat memerlukan tindakan yang berbeda, namun hal paling utama adalah tetap tenang dan segera meminta bantuan orang dewasa atau tenaga medis. “Hal terpenting dalam memberikan pertolongan adalah tetap tenang, tidak panik, memperhatikan keselamatan, serta segera meminta bantuan orang dewasa atau tenaga medis apabila diperlukan,” ujar dr. Titis di Klinik Hidayatullah, Sabtu pagi.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, menyimak penjelasan dengan saksama, serta aktif mengajukan pertanyaan dan berebut kesempatan untuk mempraktikkan langsung langkah-langkah pertolongan pertama. Antusiasme tinggi ini mencerminkan tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap materi life skills yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari guna menumbuhkan sikap peduli, tanggap, dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri maupun sesama.
Kelangsungan program pembentukan karakter dan keterampilan hidup ini turut mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pengurus wilayah. Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, menyampaikan bahwa pembekalan sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang tanggap dan berjiwa sosial tinggi. “Pelatihan seperti ini sangat strategis untuk melatih mental tangguh serta kepedulian sosial pada anak-anak sejak dini,” kata Ustadz Muhammad Solehan.
Pentingnya Keterampilan Hidup dan Tanggap Darurat Sejak Dini
Melalui kegiatan Sako Pramuka Hidayatullah ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami materi secara teoretis di dalam kelas, tetapi juga mampu mengenali kondisi darurat secara riil di lapangan. Program ini dirancang agar peserta didik memiliki kesiapan mental untuk bersikap tenang, tidak panik, serta mengetahui secara tepat kapan harus meminta bantuan kepada pihak yang lebih kompeten saat menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.
Kontributor: M. Nur Cholis, M.Pd.
Editor: Aminudin
