Hidayatullahjatim.com – Tim dari Puskesmas Trucuk melaksanakan kegiatan Fasilitasi First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di lingkungan MTs-MA Integral Luqman Al Hakim, Bojonegoro, yang diikuti oleh seluruh santri dari kelas VII hingga XII pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Kegiatan penyuluhan tersebut menghadirkan dua tenaga kesehatan sebagai pemateri, yakni Sun’an Syaiful Nuril, A.Md.Kep., dan Eni Eviana, A.Md.Kep. Keduanya memberikan edukasi komprehensif mengenai pentingnya memahami kesehatan psikologis serta membangun kepedulian terhadap kondisi emosional diri sendiri maupun orang lain di lingkungan pendidikan.
Melalui program ini, para santri diharapkan mampu memperoleh pemahaman awal dalam mengenali persoalan psikologis, memberikan dukungan emosional kepada sesama rekan yang menghadapi kesulitan, serta mengetahui langkah tepat untuk mencari pertolongan profesional. Kehadiran fasilitas kesehatan tingkat pertama ini menjadi wujud nyata pendekatan upaya promotif dan preventif kepada peserta didik guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Kepala Madrasah Aliyah Integral Luqman Al Hakim, Ust. H. Darwanto, menyambut positif penyelenggaraan program tersebut karena dinilai sejalan dengan komitmen madrasah dalam memberikan pendidikan yang menyeluruh bagi para peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan psikologis, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mengetahui kepada siapa harus meminta bantuan ketika menghadapi persoalan,” ujar Ust. H. Darwanto. Ia juga menambahkan bahwa edukasi semacam ini sangat krusial dalam membangun ekosistem sekolah yang suportif terhadap tumbuh kembang anak.
Sinergi Lembaga Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan
Pelaksanaan fasilitasi P3LP ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara lembaga pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat. Sinergi ini memastikan bahwa pembinaan santri di MTs-MA Integral Luqman Al Hakim Bojonegoro tidak hanya bertumpu pada pencapaian prestasi akademik semata, melainkan juga menaruh perhatian besar pada kesehatan mental, stabilitas emosional, dan pembentukan karakter generasi muda.
