HidayatullahJatim.com – Majelis Taklim Masjid Abdulloh Faqih menyelenggarakan agenda Kajian Rutin bertajuk “Mengapa Kita Harus Beribadah?” yang berlangsung di ruang utama Masjid Abdulloh Faqih, Jl. Dr. Sutomo Gg. Makam Sedeng, Kota Bojonegoro. Kegiatan ini digelar untuk menjawab dahaga spiritual masyarakat serta memberikan pemahaman mendalam mengenai hakikat ibadah di tengah kompleksitas kehidupan modern.
Dalam pemaparannya, penceramah utama, Ust. Abdullah Ridho A, mengupas tuntas pentingnya mengubah sudut pandang terhadap pelaksanaan ibadah harian. Beliau menegaskan bahwa ibadah seharusnya tidak dipandang semata-mata sebagai rutinitas kewajiban, melainkan sebagai kebutuhan mendasar bagi jiwa manusia.
“Ibadah bukanlah beban yang menghimpit, melainkan sandaran saat manusia merasa tak berdaya. Ketika seorang hamba bersujud, sejatinya ia sedang meruntuhkan kesombongan duniawi dan mengisi jiwanya dengan ketentraman,” kata Ust. Abdullah Ridho A di Masjid Abdulloh Faqih, Kota Bojonegoro.
Beliau menambahkan bahwa melalui ibadah, seorang hamba membangun sarana komunikasi yang paling intim dengan Sang Pencipta untuk meraih ketenangan jiwa yang hakiki.
Penyelenggaraan kajian ini turut mendapat perhatian dan apresiasi dari jajaran pengurus tingkat wilayah. Ketua Departemen Dakwah Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Aep Saepudin, menyampaikan dukungannya atas konsistensi syiar Islam dan pembinaan keilmuan yang terus dihidupkan di wilayah Bojonegoro.
Dukungan Pengembangan Dakwah dan Pusat Peradaban
Ustadz Aep Saepudin menilai bahwa materi yang diangkat dalam kajian tersebut sangat relevan untuk memperkuat fondasi keimanan masyarakat di tengah arus dinamika zaman.
“Kami sangat mengapresiasi pilar dakwah yang terus menyalakan cahaya keilmuan seperti di Masjid Abdulloh Faqih ini. Kajian dengan tema-tema mendasar namun krusial seperti ini sangat dibutuhkan jemaah untuk memperkuat fondasi keimanan,” ujar Ustadz Aep Saepudin dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pihak Departemen Dakwah Hidayatullah Jawa Timur berharap konsistensi kegiatan ini dapat melahirkan masyarakat yang tidak hanya taat secara ritual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui forum keilmuan ini, para jamaah diajak untuk kembali meluruskan niat serta menyegarkan semangat dalam memperdalam ilmu agama. Pihak pengurus menegaskan komitmen Masjid Abdulloh Faqih Kota Bojonegoro untuk terus menjadi benteng spiritual, sarana silaturahmi, serta pusat peradaban yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Editor: Aminudin
