BOGOR (hidayatullahjatim.com) – Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) DPP Hidayatullah sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dirangkaikan dengan Workshop Sistem Pendidikan Hidayatullah selama tiga hari berturut-turut, Senin hingga Rabu (8–10 Juni 2026). Perhelatan akbar yang berpusat di Bogor tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi, menyamakan persepsi, serta menyinkronkan arah gerak transformasi pendidikan Hidayatullah secara masif di seluruh Indonesia.
Agenda strategis yang berlangsung secara hibrida (luring dan daring) ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah, Dr. Nanang Noerpatria, S.Pd., M.Pd., jajaran Tim Nasional Dikdasmen, serta para pimpinan pendidikan dari berbagai wilayah. Salah satu delegasi yang hadir secara intensif dari jawa timur adalah Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, M.Pd.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Aziz, S.Pd.I., mengapresiasi tingginya partisipasi aktif para peserta. Menurutnya, forum ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan ruang vital untuk melahirkan keputusan-keputusan strategis yang mengikat demi kemajuan dan pengembangan pendidikan Hidayatullah ke depan.
DUKUNGAN DAN APRESIASI WILAYAH
Arah baru pengelolaan pendidikan ini mendapat dukungan penuh dan perhatian khusus dari jajaran pengurus wilayah. Secara terpisah, Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keterlibatan langsung dan komitmen penuh Ustadz Muhammad Solehan dalam acara Rakornas di Bogor tersebut.
Ustadz Amun Rowie menegaskan bahwa kehadiran Departemen Pendidikan Jatim dalam forum berskala nasional ini merupakan representasi kesiapan Jawa Timur untuk menjadi barometer kualitas pendidikan Islam. Pihaknya sangat optimis, sinergi yang dibawa pulang dari pusat akan mampu mempercepat laju modernisasi madrasah dan sekolah Hidayatullah di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kontribusi aktif Ketua Departemen Pendidikan DPW Jatim di Rakornas Dikdasmen Bogor. Langkah ini sangat penting agar arah kebijakan nasional linear dengan gerak kita di daerah. Semoga sekembalinya dari forum tersebut, hasil-hasil strategis bisa langsung diakselerasikan, sehingga ke depan pendidikan Hidayatullah di Jawa Timur semakin maju, berprestasi, modern, dan memberikan dampak yang jauh lebih luas bagi umat,” tegas Ustadz Amun Rowie penuh optimisme.
Sementara itu, Ketua Departemen Dikdasmen DPP Hidayatullah, Ustadz Farhan Siswanto, M.Pd., memaparkan bahwa ke depan pihak pusat akan terus menyempurnaan perangkat pendukung. Mulai dari buku pendidikan keagamaan, buku operasional untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, hingga panduan baku kepala sekolah untuk memastikan kualitas pengelolaan yang seragam di seluruh jaringan instansi Hidayatullah.
Ustadz Farhan menargetkan, dalam lima tahun ke depan, lembaga pendidikan Hidayatullah mampu tampil sebagai institusi yang berpengaruh kuat, tidak hanya di level provinsi dan nasional, namun juga mampu menembus kancah internasional.
Rangkaian Rakornas ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut (action plan) konkret serta penegasan komitmen spiritual. Ustadz Farhan mengingatkan, seunggul apa pun program dan kurikulum yang dirancang, aspek keikhlasan dan kepasrahan kepada Allah SWT tetap menjadi pilar utama yang akan mendatangkan pertolongan serta keberkahan bagi perjuangan pendidikan.
Editor: Aminudin

