Bojonegoro (hidayatullah.com)- Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Putri Al-Mubarok Hidayatullah Bojonegoro untuk menebar kebaikan. Mengusung tema “Berbagi Takjil Berkah”, para santri turun ke jalan untuk mengasah jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Pengurus DPD Hidayatullah Bojonegoro, Rifa’i, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas berbagi makanan berbuka puasa, melainkan bagian dari kurikulum pendidikan karakter bagi para santriwati.
“Kami ingin santri tidak hanya hafal Al-Qur’an secara lisan, tapi juga mampu mengamalkan nilainya dalam bentuk kepedulian sosial. Berbagi takjil ini adalah sarana melatih mereka agar peka terhadap kondisi masyarakat di sekitar mereka,” ujar Rifa’i dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Apresiasi dari Wilayah
Aksi simpatik para santriwati ini mendapat sorotan positif dari jajaran pengurus wilayah. Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Aep Saepudin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dijalankan oleh DPD Hidayatullah Bojonegoro.
“Langkah PPTQ Putri Al-Mubarok ini sangat tepat. Dakwah itu tidak selalu di atas mimbar; memberikan seteguk air atau sebungkus takjil kepada orang yang berpuasa adalah bentuk dakwah nyata yang menyentuh hati masyarakat,” tutur Aep.
Aep berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan secara konsisten. Menurutnya, pengalaman terjun langsung ke lapangan akan membentuk mentalitas santri yang tangguh dan siap mengabdi di tengah umat setelah lulus nanti.
Antusiasme Warga
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang melintas cukup tinggi. Ratusan paket takjil yang disiapkan ludes dalam waktu singkat. Para santri dengan ramah membagikan bingkisan kepada pengendara motor, tukang becak, hingga pejalan kaki yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka.
Melalui kegiatan ini, PPTQ Putri Al-Mubarok Hidayatullah Bojonegoro berharap dapat memberikan keberkahan bagi para donatur dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat di bulan yang penuh ampunan ini.
Reorter: Ahmad Ripai
Editor aminudin

