hidayatullahjatim.com — Menyadari bahwa pendidikan anak bukan sekadar tanggung jawab ruang kelas semata, SD Luqman Al Hakim Ngawi sukses menggelar ajang Forum Kemitraan Orang Tua dan Sekolah (FOKUS) pada Sabtu (12/9/2026). Mengusung tema besar “Membangun Kemitraan, Membersamai Tumbuh Kembang Anak”, kegiatan ini mempertemukan ratusan wali murid dari kelas 1 hingga 6 bersama jajaran asatidzah di lingkungan sekolah.
Kepala SD Luqman Al Hakim Ngawi, Galih Pratama Yoga, S.Sos.I., dalam pemaparannya menegaskan bahwa pendidikan yang ideal membutuhkan keterlibatan aktif dan sinergi antara keluarga, sekolah, serta masyarakat. Ia mengingatkan bahwa meskipun sekolah dan keluarga memiliki porsi peran yang berbeda, keduanya bermuara pada satu tujuan yang sama.
«“Sekolah dan keluarga memiliki peran yang berbeda, tetapi tujuannya sama. Karena itu, yang kita bangun bukan sekadar komunikasi, melainkan kemitraan dalam membersamai anak,”» ujar Galih di hadapan para wali murid.
Menurutnya, kemitraan tidak cukup diwujudkan lewat komunikasi formal, melainkan lewat kerja sama nyata. Orang tua diajak untuk memahami kondisi riil serta kebutuhan anak agar pola asuh di rumah selaras dengan pembiasaan positif yang dibangun di sekolah.
Kemas Sarasehan Santai dan Interaktif
Rangkaian acara FOKUS dikemas secara dinamis dan humanis. Kegiatan dibuka dengan sesi klasikal untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya ekosistem pendidikan yang terhubung. Untuk memperkuat pemahaman, para wali murid juga diajak mengikuti permainan sederhana yang menggambarkan esensi kerja sama dan kekompakan antara rumah dan sekolah.

Suasana semakin hangat ketika acara berlanjut ke sesi kelompok paguyuban. Mengusung konsep sarasehan dan lesehan santai, komunikasi antara wali kelas dan orang tua cair tanpa batasan kaku. Wali kelas memaparkan gambaran umum perkembangan peserta didik, program pembiasaan, hingga aspek-aspek yang membutuhkan pengawalan bersama di rumah. Para orang tua pun tampak antusias memanfaatkan ruang ini untuk berdiskusi, berbagi informasi, serta mengevaluasi tumbuh kembang anak secara utuh.
Kesan mendalam dirasakan oleh para peserta adalah uasana yang akrab membuat wali murid merasa didengar dan memiliki ruang bersama untuk menyamakan langkah demi keberhasilan pendidikan anak.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua, SD Luqman Al Hakim Ngawi Resmi Bentuk “Forum Kemitraan Orang Tua dan Sekolah” (FOKUS)
Apresiasi Tinggi dari DPW Hidayatullah Jawa Timur
Langkah strategis yang diinisiasi oleh SD Luqman Al Hakim Ngawi ini mendapat apresiasi hangat dari Ketua Departemen Pendidikan Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan. Menurutnya, forum semacam ini merupakan fondasi penting dalam menyukseskan konsep Pendidikan Integral Berbasis Tauhid.
“FOKUS yang digelar SD Luqman Al Hakim Ngawi patut diapresiasi sebagai model ideal penguatan sinergi lembaga pendidikan dan orang tua. Kolaborasi nyata ini memastikan bahwa proses penanaman ilmu, akhlak, kemandirian, dan nilai-nilai tauhid tidak berhenti saat anak keluar gerbang sekolah, melainkan terus dikawal dan dikuatkan di tengah kehangatan keluarga,” ungkap Ustadz Muhammad Solehan.
Melalui suksesnya gelaran FOKUS 2026 ini, SD Luqman Al Hakim Ngawi membuktikan komitmennya untuk terus berjalan beriringan dengan orang tua. Harapannya, sinergi yang kuat ini mampu melahirkan generasi masa depan yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Reporter: Huda
Editor: Aminudin
