Tumbuhkan Jiwa Qurani dan Peduli Lingkungan, Keputrian Mushida Surabaya Sukses Gelar Rihlah & Mabit di Pusdiklat Madyan Hidayatullah Trawas

Tumbuhkan Jiwa Qurani dan Peduli Lingkungan, Keputrian Mushida Surabaya Sukses Gelar Rihlah & Mabit di Pusdiklat Madyan Hidayatullah Trawas

MOJOKERTO (hidayatullahjatim.com) – Langkah nyata dalam membangun karakter muslimah yang tangguh secara spiritual dan peduli terhadap lingkungan ditunjukkan oleh Keputrian Muslimat Hidayatullah (Mushida) Surabaya. Berkolaborasi dengan BEM STAI Luqman Al Hakim (STAIL) dan Generasi Muda Hidayatullah (GMH) Perwakilan Jawa Timur, mereka sukses menyelenggarakan kegiatan Rihlah & Mabit Keputrian selama dua hari, Jumat-Sabtu (26–27/6).

Kegiatan yang dipusatkan di Pusdiklat Madyan Hidayatullah Seloliman, Trawas, Mojokerto (Kampus 3 STAIL) ini mengusung tema mendalam: “Menebar Wangi Al-Qur’an, Menanam Teduh Kehidupan”. Acara ini didesain sebagai ruang pembinaan holistik agar para peserta tidak hanya menguatkan keimanan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan kepekaan terhadap alam.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ustadzah Mirda Khoirunnisah, mengungkapkan bahwa kombinasi antara rihlah (rekreasi) dan mabit (bermalam) merupakan metode yang sangat efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai Qurani ke dalam jiwa generasi muda.

“Melalui pendekatan tadabbur alam dalam sesi rihlah, peserta diajak melihat dan merenungkan langsung tanda-tanda kebesaran Allah SWT di alam semesta. Sementara sesi mabit menjadi sarana penguatan ruhiyah yang intensif lewat salat berjamaah, zikir, dan muhasabah diri,” ujar Ustadzah Mirda.

Apresiasi dari DPW Hidayatullah Jatim

Kegiatan kolaboratif ini mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari struktur wilayah. Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muh Idris, menyatakan kebanggaannya atas inisiatif yang memadukan dakwah spiritual dengan aksi nyata pelestarian lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah progresif yang diinisiasi oleh Keputrian Mushida, BEM STAIL, dan GMH Jatim ini. Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan pemuda dan muslimah saat ini tidak boleh mandek di dalam ruangan saja. Mereka harus turun ke alam, peka terhadap lingkungan, sekaligus membawa misi dakwah yang menyejukkan. Langkah konkret seperti penanaman pohon ini patut dicontoh dan ditiru oleh daerah-daerah lain,” tegas Ustadz Muh Idris.

Padukan Pembinaan Ruhiyah, Fisik, dan Aksi Ekologis

Sejak dimulai pada Jumat sore pukul 15.30 WIB, para peserta langsung dihadapkan pada serangkaian agenda yang padat namun menyegarkan. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi:

  • Pembinaan Spiritual: Kajian mendalam, sharing session santai yang dihangatkan dengan bakar jagung bersama, salat Tahajud berjamaah, salat Subuh, wirid, hingga Halaqah Qur’an.

  • Kebugaran & Edukasi: Senam pagi dan fun games untuk menjaga kebugaran fisik, dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke Edu Farm peternakan domba di area kampus.

  • Aksi Sosial & Lingkungan: Sebagai wujud kepedulian sosial, panitia menyerahkan sejumlah mushaf Al-Qur’an kepada takmir masjid di sekitar lokasi acara. Selain itu, dilakukan juga penanaman 100 bibit pohon produktif jenis Mahoni, Sirsak, dan Sengon di area sekitar Pusdiklat.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak, di antaranya BMH Jatim, DPD Hidayatullah Kota Surabaya, MDN, Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah, PT Lentera Jaya Madinah, dan Sakinah Grup.

Agenda ini diharapkan melahirkan generasi muslimah yang kokoh secara spiritual dan mampu menjadi agen pembawa kedamaian. “Kami berharap kegiatan ini melahirkan muslimah yang mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian, sehingga keberadaan mereka benar-benar menjadi sumber keteduhan bagi sesama,” pungkas Mirda Khoirunnisah.

Reporter: Adib Nursyahid

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *