Surabaya (hidayatullahjatim.com) – Departemen Dakwah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur resmi memulai langkah transformasi digital melalui sosialisasi Aplikasi HDF (Hidayatullah Da’i Force). Agenda ini menyasar seluruh Ketua Departemen Dakwah DPD Hidayatullah se-Jawa Timur guna mengoptimalkan tata kelola dakwah di era modern.
Sosialisasi yang digelar secara daring via Zoom pada Selasa (17/3/2026) ini menghadirkan Ustadz Fahmi Muhammad Rabbani sebagai pemateri utama. Fokus utama pertemuan ini adalah membedah Sistem Manajemen Dakwah yang terintegrasi dalam aplikasi tersebut.
Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Aep Saepudin, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menciptakan keseragaman administrasi di seluruh daerah.
“Dalam rangka optimalisasi dan digitalisasi tata kelola dakwah, kami mengundang para ustadz sekalian untuk menyamakan persepsi. Materi ini sangat penting demi keseragaman administrasi dan gerakan dakwah di seluruh DPD se-Jawa Timur,” ujar Ustadz Aep dalam keterangannya, Selasa (17/3).
Apresiasi dari Pimpinan Wilayah
Langkah inovatif ini mendapat sambutan positif dari pimpinan tertinggi Hidayatullah di Jawa Timur. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif digitalisasi yang diusung oleh Departemen Dakwah.
Menurutnya, integrasi teknologi ke dalam sistem dakwah bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan agar dakwah bisa bergerak lebih efisien dan terukur.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Departemen Dakwah di bawah kepemimpinan Ustadz Aep Saepudin. Digitalisasi melalui Aplikasi HDF ini adalah tonggak penting agar dakwah kita semakin profesional, transparan, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ungkap Ustadz Amun Rowie.
Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh para pengurus dakwah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan koordinasi dakwah di wilayah yang luas, sehingga setiap program dapat terpantau secara real-time dan akurat.
Reporter: Aminudin

