Tak Lagi Bingung Transportasi Medis, Keluarga Pasien di Ponorogo Rasakan Manfaat Layanan Umat

Tak Lagi Bingung Transportasi Medis, Keluarga Pasien di Ponorogo Rasakan Manfaat Layanan Umat

PONOROGO (hidayatullah.com) โ€“ Gurat syukur terpancar jelas dari wajah keluarga Bapak Munsiel, warga Desa Pijeran, Kecamatan Siman. Di tengah kebingungan mencari akomodasi medis untuk kontrol rutin ke RSU Darmayu, sebuah armada ambulans berkelir putih-hijau tampak sigap terparkir di depan halaman rumah mereka tepat pukul 10.00 WIB kemarin (25/2).

Bagi keluarga pasien, kehadiran ambulans gratis dari Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan DPD Hidayatullah Ponorogo ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan jawaban atas kesulitan akses kesehatan yang selama ini dirasakan. Layanan jemput bola ini dinilai sangat membantu meringankan beban psikologis maupun finansial keluarga dalam proses penyembuhan sang ayah.

Pengurus DPD Hidayatullah Ponorogo, Agus Mahmudi, yang mengawal langsung proses pelayanan ini menyebutkan bahwa kenyamanan keluarga pasien adalah prioritas utama.

“Kami mengerti bahwa saat ada anggota keluarga yang sakit, hal yang paling dibutuhkan adalah ketenangan dan kemudahan. Inilah alasan mengapa tim ambulans kami harus tiba tepat waktu sesuai jadwal kontrol pasien,” ujar Agus Mahmudi.

Dedikasi tim di lapangan ini mendapat apresiasi khusus dari tingkat wilayah. Ketua Departemen Sosial DPW Hidayatullah Jawa Timur, Imam Muslim, menyatakan rasa bangganya atas kedekatan pengurus daerah dengan kebutuhan rill warga di tingkat akar rumput.

“Pelayanan yang menyentuh langsung sisi kemanusiaan seperti ini adalah marwah dari gerakan kami. Saya sangat mengapresiasi DPD Hidayatullah Ponorogo dan BMH yang telah menjadi tangan kanan masyarakat dalam urusan kesehatan. Semoga Bapak Munsiel segera diberikan kesembuhan,” ungkap Imam Muslim dengan nada optimis.

Layanan ambulans umat ini terus berkomitmen menjadi mitra bagi keluarga-keluarga di Ponorogo yang membutuhkan pengantaran medis, baik untuk kontrol rutin, rujukan, maupun keadaan darurat lainnya tanpa dipungut biaya bagi warga yang membutuhkan.

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *