Spirit, Energi, dan Rezeki: Tiga Kunci Keberkahan Ramadhan dalam Kajian DPD Hidayatullah Kabupaten Mojokerto

Spirit, Energi, dan Rezeki: Tiga Kunci Keberkahan Ramadhan dalam Kajian DPD Hidayatullah Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (hidayatullahjatim.com) – Memasuki pekan pertama bulan suci Ramadhan, DPD Hidayatullah Kabupaten Mojokerto menggelar kajian rutin Sabtu pagi yang sarat makna. Bertempat di lingkungan pesantren, agenda ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari seluruh karyawan, dewan guru KB-TK-MIT Yaa Bunayya, serta santri putri Darul Hijrah Mojokerto pada Sabtu (7/3/2026).

Ketua DPD Hidayatullah Kabupaten Mojokerto, Ustadz Masduki, hadir langsung untuk membuka acara. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadhan untuk melakukan transformasi diri secara total.

“Ramadhan tahun ini memiliki ‘getaran’ yang berbeda. Ada perpaduan antara ketenangan batin, disiplin diri, dan harapan yang meluap,” ujar Ustadz Masduki di hadapan para jamaah.

Menghadirkan Pembina Yayasan sebagai Narasumber

Kajian kali ini terasa spesial dengan kehadiran Ustadz Suyanto, selaku Pembina Yayasan, yang didapuk sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Ustaz Suyanto mengupas tuntas keterkaitan antara Spirit, Energi, dan Rezeki di bulan suci.

Ustaz Masduki merangkum tiga poin utama yang disampaikan oleh narasumber sebagai bekal bagi seluruh kader dan guru:

1. Spirit sebagai Bahan Bakar Niat Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan proses re-kalibrasi jiwa. “Kita harus menanamkan mindset bahwa saat berpuasa, kita tidak sedang haus, tapi sedang bertumbuh. Membersihkan polusi hati seperti iri dan dengki adalah sinyal tumbuhnya spiritualitas kita,” ungkapnya.

2. Energi dalam Keterbatasan Fenomena unik di bulan Ramadhan adalah memuncaknya energi spiritual saat asupan fisik dikurangi. Energi manusia terbukti tidak hanya bersumber dari karbohidrat, melainkan dari tujuan hidup (purpose). Peserta pun diajak menggunakan prime time setelah Subuh dan sebelum berbuka untuk hal-hal besar serta menghindari keluhan yang dianggap sebagai kebocoran energi paling parah.

3. Rezeki sebagai Magnet Keberkahan Rezeki di bulan Ramadhan memiliki dimensi yang luas, mencakup kesehatan, waktu luang untuk ibadah, hingga lingkaran pertemanan yang positif. “Semakin kita menikmati proses puasa, kita akan semakin peka melihat peluang rezeki. Keberkahan itu dijemput melalui kualitas spirit kita,” tambahnya.


Apresiasi dari DPW Hidayatullah Jawa Timur

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mendapat perhatian khusus dari tingkat wilayah. Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Aep Saepudin, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi DPD Mojokerto dalam membina para guru dan santrinya.

“Kami sangat mengapresiasi langkah DPD Hidayatullah Mojokerto yang terus menyalakan api dakwah melalui kajian rutin seperti ini. Penguatan pada aspek spirit dan energi ini sangat krusial bagi para pendidik dan santri agar Ramadhan tidak hanya lewat sebagai rutinitas, tapi menjadi batu loncatan prestasi dakwah,” tutur Ustadz Aep Saepudin.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan lembaga dan kelancaran ibadah selama sebulan penuh ke depan.

Reporter: Ali Mufrad

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *