SURABAYA (hidayatullah.com) – Menyongsong malam penuh keberkahan Nuzulul Qur’an, DPD Hidayatullah Kota Surabaya menunjukkan komitmennya dalam memperkuat dakwah dan pendidikan Al-Qur’an. DPD Hidayatullah Kota Surabaya turut serta dalam acara Munajat Malam Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan oleh Laznas BMH Jawa Timur di Hotel Dafam Pasific Caesar, Surabaya. Acara ini bertema “Khotmil Qur’an & Doa Akbar”. Acara ini bukan sekadar seremonial, sebanyak 1.447 da’i dan santri penghafal Al-Qur’an terlibat aktif, baik hadir secara fisik di lokasi maupun terhubung secara virtual dari berbagai penjuru Jawa Timur.

Menuju Indonesia Emas 2045
Ketua DPD Hidayatullah Surabaya, Zainal Muttaqin, menegaskan bahwa kehadiran DPD dalam agenda ini adalah bentuk dukungan penuh terhadap lahirnya generasi yang berkarakter. Menurutnya, momentum Nuzulul Qur’an harus menjadi pelecut semangat bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan kitab suci.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keimanan secara personal, tapi juga memotivasi publik untuk mendukung lahirnya para da’i tangguh dan penghafal Al-Qur’an di Surabaya,” ujar Zainal Muttaqin.
Apresiasi tinggi juga datang dari pucuk pimpinan wilayah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowie, memberikan catatan khusus atas terselenggaranya sinergi ini. Ia memuji konsistensi BMH dalam menjaga amanah umat.
“Langkah ini adalah investasi peradaban. Kita sedang menyiapkan juru dakwah yang akan mengisi pos-pos penting menuju Indonesia Emas 2045. Saya sangat mengapresiasi BMH, mitra sinergi, serta seluruh pengasuh Ma’had Tahfidz,” ungkap Amun Rowie.
Pesan Penguatan Ruhiyah
Dalam kesempatan tersebut, beberapa tokoh kunci turut memberikan orasi motivasi:
-
Ustadz Indokhul Makmun (Seklem BMH Jatim): Menekankan bahwa tadabur Qur’an serentak ini bertujuan menumbuhkan ekosistem dakwah yang tangguh di seluruh kota di Jawa Timur.
-
Ustadz Samsudin (Pembina Pesantren Hidayatullah Surabaya): Mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan umat. “Kepercayaan ini tanggung jawab dunia akhirat. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen program,” tegasnya.
-
Ustadz Muhammad Ali (Bendahara DPW Hidayatullah Jatim): Mengajak jamaah mengejar tiga target utama: Peningkatan Taqwa, Ruhiyah, dan Ukhuwah. “Al-Qur’an harus dibaca, dihafal, dan yang terpenting diamalkan,” pesannya.
Aksi Nyata: Bingkisan untuk Da’i
Sebagai bentuk apresiasi konkret, acara diakhiri dengan penyerahan simbolis paket bingkisan bagi para “Da’i Tangguh”. Program ini merupakan kolaborasi apik antara Departemen Sosial (Depsos) DPW Hidayatullah Jawa Timur dan Laznas BMH Jatim.
Melalui kegiatan ini, Hidayatullah Surabaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan sisa malam Ramadhan sebagai momentum emas dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.
Reporter: Adib Nursyahid
Editor: Aminudin

