MALANG (hidayatullah.com) – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 H dimanfaatkan betul oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Kota Malang untuk mengajak umat meningkatkan kualitas diri. Bekerja sama dengan Takmir Masjid Al Jatsiyah, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Kota Malang resmi meluncurkan program Kajian Rutin Ramadhan yang berlokasi di Kampus 1 Ar-Rohmah Putri, Dau, Malang.
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menghadirkan narasumber utama, Ustadz Alimin Mukhtar. Dalam kajiannya, beliau membedah kitab klasik Al-Ithafat al-Saniyyah bil Ahadits al-Qudsiyah karya ulama besar Al-Munawi. Kitab ini secara khusus merangkum hadits-hadits qudsi yang sarat akan pesan spiritual dan pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs).
Pengurus DPD Hidayatullah Kota Malang, Jumari, menyampaikan bahwa agenda ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus silaturahmi bagi warga Malang Raya.
“Kami ingin Ramadhan tahun ini menjadi momentum nyata dalam memperbaiki diri. Melalui kajian kitab Al-Munawi ini, jamaah diajak menyelami kedalaman makna firman Allah melalui lisan Rasulullah dalam hadits qudsi. Harapannya, ilmu yang didapat menjadi sebab keberkahan hidup kita semua,” ujar Jumari di sela-sela persiapan acara.

Apresiasi Wilayah
Program ini pun mendapat sorotan positif dari tingkat wilayah. Ketua Departemen Dakwah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Aep Saepudin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dijalankan oleh pengurus daerah di Malang.
“Kami sangat mengapresiasi langkah DPD Hidayatullah Kota Malang yang konsisten menghidupkan tradisi keilmuan di bulan mulia ini. Kajian kitab seperti ini sangat krusial untuk memberikan pondasi pemahaman agama yang mendalam bagi masyarakat,” ungkap Aep.
Agenda Kajian Rutin Ramadhan 1447 H
| Detail | Keterangan |
| Waktu | 17.00 WIB – Menjelang Maghrib |
| Lokasi | Masjid Al Jatsiyah (Jl. Raya Jambu No. 1, Dau, Malang) |
| Materi | Kitab Al-Ithafat al-Saniyyah karya Al-Munawi |
| Narasumber | Ustadz Alimin Mukhtar |
| Fasilitas | Terbuka untuk Umum & Buka Puasa Bersama |
Kegiatan ini akan menyedot antusiasme jamaah, mengingat lokasinya yang strategis dan adanya agenda buka puasa bersama setiap sesi kajian berakhir. Bagi masyarakat yang ingin memperdalam wawasan keislaman sambil menanti waktu berbuka (ngabuburit produktif), agenda ini menjadi pilihan yang tepat.
Reporter: Salim
Editor: Aminudin

