MALANG (hidayatullahjatim.com) – Ratusan santri SMA Ar-Rohmah Dau, Malang, memenuhi Aula Utama sekolah untuk mengikuti Sosialisasi Pendidikan Pancasila, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Tahun 2026, Rabu (9/9/2026). Sebanyak 350 santri didampingi para ustadz dan wali kelas tampak antusias menyimak perjumpaan kebangsaan yang mengusung tema “Berpancasila, Berwawasan, Berkarakter untuk Indonesia Maju”.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk dialog inklusif yang menjembatani berbagai pemikiran lintas elemen. Dipandu oleh Kepala Bakesbangpol Agus Widodo sebagai moderator, diskusi menghadirkan empat tokoh politik lintas partai, yakni Abdul Qodir (PDI Perjuangan), Sodikul Amin (NasDem), Hj. Choirul Umah (PKB), dan Feri Andi Suseko (Gerindra). Keempat narasumber secara bergantian mengupas pentingnya pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, perawatan keberagaman, serta penguatan integritas bagi generasi muda.

Bagi para santri, pembekalan wawasan kebangsaan ini menegaskan bahwa nilai-nilai keislaman dan kecintaan pada tanah air tidak pernah saling berbenturan, melainkan berjalan dalam satu tarikan napas. Mereka didorong untuk memiliki karakter yang tangguh, disiplin, dan peduli lingkungan agar siap menjadi penerus estafet kepemimpinan bangsa yang berakhlak mulia.
Langkah strategis SMA Ar-Rohmah Dau dalam membuka ruang dialog kebangsaan ini mendapat apresiasi hangat dari Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie. Beliau memuji kesungguhan pesantren dalam melahirkan generasi yang kokoh secara spiritual sekaligus memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan tidak hanya memahami wawasan kebangsaan secara teoritis, tetapi mampu mengimplementasikannya dalam sikap positif di asrama, sekolah, maupun tengah masyarakat, sehingga kelak menjadi benteng perekat persatuan bangsa.
Reporter: Mukhammad Nastahwid (Waka Kesiswaan SMA Ar Rohmah Putra)
Editor: Aminudin
