MOJOKERTO (hidayatullah.com) – Memasuki bulan suci Ramadhan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Kabupaten Mojokerto bergerak cepat memperkokoh barisan. Bekerja sama dengan Yayasan Marhamah, organisasi dakwah ini menggelar “Kajian Ramadhan” yang dijadwalkan rutin setiap Sabtu pagi di Kampus Hidayatullah Mojokerto, Bangsal.
Mengusung tema “Merebut Keberkahan dan Menjadi Pribadi Taqwa”, agenda ini bukan sekadar rutinitas musiman. Ketua DPD Hidayatullah Kabupaten Mojokerto, Ustadz Masduki, menegaskan bahwa kajian ini merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam melakukan konsolidasi internal serta penguatan spiritual bagi para kader.
“Kami ingin membangun persaudaraan antarjamaah yang kokoh. Paling utama adalah menyamakan persepsi, visi, dan misi kita sebagai organisasi tarbiyah dan dakwah,” ujar Masduki di sela-sela pemaparannya di hadapan puluhan peserta yang terdiri dari pengurus, guru, kader, hingga wali murid KB, TK, dan MI Hidayatullah.
Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Lebih lanjut, Masduki menjelaskan bahwa kajian ini dirancang untuk mencairkan komunikasi yang selama ini mungkin hanya bersifat administratif antara sekolah dan orang tua. Ada tiga poin krusial yang menjadi bidikan utama DPD Hidayatullah Mojokerto dalam agenda ini:
-
Parenting Community: Membangun wadah silaturahmi yang mendukung kebaikan antar sesama wali siswa.
-
Bekal Ilmu Parenting Islami: Memberikan panduan praktis bagi orang tua dalam mengelola emosi dan mengajak anak mencintai ibadah tanpa paksaan selama bulan puasa.
-
Literasi Keagamaan: Menjadi akses ilmu fiqh Ramadhan yang aplikatif bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu luang di luar jam kerja.
“Intinya, kami ingin ‘frekuensi’ antara pengurus, pengelola sekolah, dan orang tua itu sama. Jika rumah dan sekolah sudah seirama, maka program pendidikan anak akan jauh lebih efektif dan bermakna,” imbuh Masduki.
Apresiasi dari Wilayah
Inisiasi DPD Hidayatullah Mojokerto ini mendapat respons positif dari tingkat wilayah. Ketua Departemen Dakwah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Aep Saepudin, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi kader di Mojokerto.
Menurut Aep, langkah yang diambil oleh Masduki dan jajarannya merupakan percontohan dakwah yang integratif. “Kami sangat mengapresiasi semangat DPD Mojokerto. Dakwah itu harus menyentuh akar rumput, termasuk wali murid. Dengan melibatkan mereka dalam kajian intensif, kita sedang membangun fondasi umat yang kuat dari lingkup terkecil, yaitu keluarga,” tutur Aep Saepudin.
Kajian ini dijadwalkan berlangsung setiap hari Sabtu mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh kader dan simpatisan Hidayatullah Mojokerto dapat menjalani Ramadhan dengan kualitas iman yang lebih meningkat serta komitmen dakwah yang lebih tajam.
Reporter: Rusmadi
Editor: Aminudin

