Perkuat Sinergi Pendidikan Berbasis Tauhid, Hidayatullah Jatim Gelar Rakor MKKSI di Jember

Perkuat Sinergi Pendidikan Berbasis Tauhid, Hidayatullah Jatim Gelar Rakor MKKSI di Jember

JEMBER (hidayatullah.com) โ€“ Departemen Pendidikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur terus mematangkan standardisasi kualitas pendidikan di bawah naungannya. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Integral (MKKSI) yang berlangsung di Kampus I Yayasan Adh Dhuha, Jember, Sabtu (14/2).

Acara yang mengusung tema “Pendidikan Integral Berbasis Tauhid (PIBT)” ini dihadiri oleh puluhan kepala sekolah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum dan sistem manajemen sekolah agar tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman yang kokoh.

Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Muhammad Solehan, menyampaikan bahwa Rakor ini merupakan momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus merancang program kerja yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri PIBT.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap sekolah Hidayatullah di Jawa Timur memiliki standar yang sama, baik dari sisi akademik maupun penanaman karakter berbasis tauhid. Target kita bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki integritas spiritual yang kuat,” ujar Muhammad Solehan di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang bertempat di SD Luqman Al Hakim dan SMP Adh Dhuha Jember ini juga mendapat sorotan khusus dari pimpinan wilayah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowie, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rakor MKKSI yang dinilai sangat progresif ini.

“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat Departemen Pendidikan dalam mengonsolidasikan seluruh kepala sekolah. Pendidikan adalah ujung tombak dakwah kita. Dengan sinergi yang kuat melalui MKKSI, kita optimis kualitas pendidikan Hidayatullah di Jawa Timur akan semakin dipercaya oleh masyarakat luas,” ungkap Amun Rowie.

Dalam pantauan di lokasi, suasana Rakor berlangsung khidmat namun dinamis. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi pemaparan materi yang diselingi dengan diskusi panel mengenai problematika pendidikan di daerah masing-masing.

Acara ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (14-15 Februari 2026), dengan agenda penutup berupa perumusan rekomendasi strategis untuk pengembangan sekolah integral di masa mendatang.

Reporter: Maksum

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *