TUBAN (hidayatullah.com) – Intensitas kegiatan dakwah dan sosial di Kabupaten Tuban dipastikan bakal semakin meningkat selama bulan suci Ramadan 1447 H. Hal ini menyusul langkah strategis Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Tuban yang resmi menerima tambahan Sumber Daya Manusia (SDM) penugasan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL) Surabaya.

Salah satu kader muda yang diterjunkan adalah Rendi, mahasiswa berprestasi dari STAIL yang akan difokuskan untuk membantu berbagai program keumatan di Bumi Wali. Kehadiran mahasiswa penugasan ini diharapkan mampu memberikan energi baru, khususnya dalam pengelolaan kegiatan masjid, bimbingan baca tulis Al-Qur’an, hingga pendistribusian program sosial selama sebulan penuh.
Pengurus DPD Hidayatullah Tuban, Lajianto, menyampaikan bahwa penempatan SDM ini merupakan bagian dari sinergi antara lembaga pendidikan dan struktur organisasi di tingkat daerah. Menurutnya, Ramadhan adalah momentum terbaik bagi para kader muda untuk terjun langsung mempraktikkan ilmu yang didapat di bangku kuliah.
“Kami sangat menyambut baik kedatangan Saudara Rendi. Di Tuban, agenda Ramadhan sangat padat, mulai dari imam salat tarawih, kajian rutin, hingga pengelolaan zakat. Kehadiran tenaga segar dari STAIL tentu akan sangat membantu efektivitas program kami di lapangan,” ujar Lajianto saat dikonfirmasi kemarin (23/2).
Lajianto menambahkan, program ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bentuk pengabdian masyarakat yang nyata. “Ini adalah ajang regenerasi. Mahasiswa belajar dinamika di lapangan, sementara masyarakat mendapatkan manfaat dari ilmu-ilmu baru yang mereka bawa,” imbuhnya.
Apresiasi dari Wilayah
Langkah proaktif DPD Hidayatullah Tuban ini mendapat respons positif dari jajaran wilayah. Ketua Departemen Organisasi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Abdullah Basyir, memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan daerah dalam mengelola SDM penugasan.
“Kami mengapresiasi DPD Tuban yang selalu sigap menangkap peluang kolaborasi. Penugasan mahasiswa STAIL seperti Rendi ini adalah instrumen penting dalam standarisasi dakwah Hidayatullah di Jawa Timur,” terang Abdullah Basyir.
Ia berharap, kolaborasi ini menjadi contoh bagi daerah lain agar mampu memaksimalkan potensi kader muda selama bulan Ramadan. “Target kita jelas, yakni melayani umat dengan kualitas terbaik. Dengan adanya SDM tambahan yang kompeten, saya optimis syiar Islam di Tuban akan semakin terasa dampaknya bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Reporter: Udin
Editor: Aminudin

