Perkuat Akar Ideologi, DPD Hidayatullah Kabupaten Kediri Gelar Halaqah Ula dan Wustha

Perkuat Akar Ideologi, DPD Hidayatullah Kabupaten Kediri Gelar Halaqah Ula dan Wustha

KEDIRI (hidayatullahjatim.com) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Kabupaten Kediri terus mematangkan kualitas kader melalui penguatan manhaj dan spiritualitas. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya agenda rutin Halaqah Ula dan Wustha yang berlangsung khidmat di bawah bimbingan Murabbi Ustadz Ripto, akhir pekan kemarin.

Acara yang mempertemukan para kader fungsionaris ini menjadi momentum penting untuk menyegarkan kembali pemahaman ideologi. Dalam sesi kajian manhaj, Ustadz Ridho Suripto mengupas tuntas urgensi Syahadat Tauhid sebagai fondasi utama dalam bergerak di organisasi.

Esensi Pemurnian Tauhid

Dalam paparannya, Ridho Suripto menekankan bahwa Syahadat Tauhid bukan sekadar ikrar lisan, melainkan sebuah transformasi total dalam kehidupan seorang mukmin. Beliau menjelaskan dua rukun utama syahadat, yakni An-Nafyu (peniadaan) dan Al-Itsbat (penetapan).

“Kalimat Laa Ilaaha adalah bentuk penolakan tegas terhadap segala bentuk thaghut dan tuhan-tuhan palsu dalam diri manusia, baik itu syahwat, harta, maupun jabatan. Sedangkan Illallah adalah penetapan bahwa hanya Allah sebagai satu-satunya otoritas tertinggi dalam mengatur kehidupan,” Ridho Suripto dalam pemaparannya.

Menurutnya, bagi seorang kader, tauhid harus berimplikasi pada Wihdatul Manhaj (kesatuan pola pikir) dan Wihdatul Harakah (kesatuan gerak) guna mencapai mardhatillah.

Tadabbur dan Ketaatan

Nuansa spiritual semakin kental saat Ustadz Husein membedah Surat Al-Baqarah ayat 67. Melalui pemaparan tersebut, para peserta diajak mengambil hikmah tentang pentingnya sami’na wa atha’na (mendengar dan taat). Ustadz Husein mengingatkan agar kader menjauhi sikap Bani Israil yang cenderung banyak bertanya hanya untuk mencari celah menghindar dari perintah Allah.

Apresiasi dari Wilayah

Kegiatan kolektif ini mendapat atensi khusus dari tingkat provinsi. Ketua Departemen Perkaderan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Abdullah Ridho, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi DPD Kediri dalam menjaga ritme perkaderan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah DPD Kediri. Halaqah adalah ‘jantung’ organisasi. Tanpa pembinaan yang mendalam mengenai Syahadat Tauhid seperti ini, mustahil kita bisa mencetak kader yang tangguh dan memiliki integritas tinggi terhadap manhaj perjuangan,” tegas Abdullah Ridho.

Dengan terlaksananya agenda ini, DPD Hidayatullah Kabupaten Kediri berharap para kader semakin solid dan memiliki landasan iman yang kokoh untuk menjawab tantangan dakwah di masa depan.

Reporter: Muhammad Husaini

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *