SUMENEP (hidayatullahjatim.com)โ Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Sumenep menggelar rapat gabungan strategis bersama jajaran pengurus yayasan di lingkungan kampus Hidayatullah Sumenep. Pertemuan ini difokuskan untuk mempertegas pemetaan peran, penataan tata kelola organisasi, hingga penguatan program pembinaan keumatan.
Pengurus DPD Hidayatullah Sumenep, Ustadz Baijuri, menjelaskan bahwa langkah pembagian peran ini diambil guna mengoptimalkan kinerja organisasi agar semakin efektif dan profesional dalam menjalankan roda dakwah maupun pendidikan.
Dalam skema baru ini, DPD Hidayatullah diposisikan sebagai regulator eksternal. DPD berfokus penuh membangun diplomasi strategis dengan pemerintah daerah serta memperluas jangkauan dakwah ke luar kampus.
“DPD bergerak di garis depan untuk menjalin hubungan dengan stakeholder daerah dan syiar eksternal. Sementara itu, yayasan menjadi eksekutor internal yang fokus memegang operasional harian sekolah, manajemen keuangan, serta penguatan kurikulum,” ujar Ustadz Baijuri.
Ia menambahkan, penguatan kurikulum yang dikelola yayasan berpijak pada nilai-nilai kepesantrenan melalui (PIBT) dan pengokohan Kurikulum Sistematika Wahyu yang menjadi ciri khas Hidayatullah.
Meski memiliki ruang gerak yang terbagi, sinergi antara DPD dan yayasan justru kian diperketat. Salah satu wujud konkretnya adalah komitmen bersama untuk membentuk wadah pembinaan orang tua/wali santri secara berkala. Wadah ini dirancang agar pola mendidik di sekolah dan di rumah selaras.
Langkah progresif ini mendapat apresiasi positif dari Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie. Pihaknya menilai langkah penataan yang dilakukan Hidayatullah Sumenep menjadi angin segar bagi kemajuan dakwah dan pendidikan di Madura.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk DPD dan Yayasan Hidayatullah Sumenep. Pembagian peran yang jelas antara fungsi regulator dan eksekutor ini adalah bentuk kedewasaan berorganisasi. Jika DPD dan yayasan terus bersinergi dengan solid, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh internal santri dan wali murid, tetapi juga masyarakat Sumenep secara luas,” puji Ustadz Amun Rowie.
Dengan kejelasan fungsi dan sinergi yang makin kokoh ini, Hidayatullah Sumenep optimistis mampu menghadirkan layanan pendidikan Islam yang kian berkualitas serta berkontribusi nyata bagi pembangunan keagamaan di Kabupaten Sumenep.
Reporter: Nasuha
Editor: Aminudin
