Hidayatullahjatim.com – Muslimat Hidayatullah (Mushida) Bojonegoro bekerja sama dengan Departemen Sosial DPD Hidayatullah Bojonegoro, Pemuda Hidayatullah Bojonegoro, serta Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggelar peringatan Hari Solidaritas Hijab Sedunia pada Sabtu (10/10/2026). Aksi kepedulian sosial yang dipusatkan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tersebut diisi dengan penyaluran puluhan paket sembako dan pembagian hijab kepada warga setempat.
Rombongan penyelenggara bertolak menuju lokasi kegiatan sejak pukul 07.00 WIB untuk menyiapkan penyaluran bantuan. Langkah kolaboratif ini ditujukan untuk memperkuat kesadaran menutup aurat di kalangan perempuan Muslim sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat prasejahtera di wilayah Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Kadep Perkaderan Mushida Bojonegoro Ustadzah Siti Muslikah menegaskan bahwa hijab bukan sekadar pelengkap busana, melainkan kewajiban syariat yang mengandung nilai ketaatan tinggi bagi seorang Muslimah.
“Hijab merupakan wujud ketaatan perempuan Muslim dalam menjaga aurat sesuai tuntunan ajaran Islam, sekaligus simbol kehormatan yang harus dipahami dan diamalkan dengan penuh kesadaran,” ujar Ustadzah Siti Muslikah di Desa Bandungrejo, Sabtu (10/10/2026).
Melalui edukasi dan pembagian hijab secara langsung, pihaknya berharap semangat menjaga aurat dapat terus tertanam luas di tengah kehidupan bermasyarakat. Selain itu, pembagian paket sembako menjadi bentuk nyata kepedulian sosial organisasi keagamaan dalam merespons kebutuhan hidup warga secara inklusif.
Apresiasi Pengurus Wilayah
Aksi sosial ini pun mendapat apresiasi dari pengurus tingkat wilayah. Sekretaris DPW Hidayatullah Jawa Timur Ustadz Muh Idris menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi serta sinergi yang dibangun oleh Mushida Bojonegoro beserta seluruh lembaga otonom pendukung.
“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Mushida Bojonegoro, BMH, serta seluruh unsur yang terlibat. Langkah ini menunjukkan bahwa dakwah keislaman harus berjalan seiring dengan aksi nyata kepedulian sosial bagi masyarakat,” tutur Ustadz Muh Idris saat memberikan keterangannya, Sabtu (10/10/2026).
Ia menambahkan, keterpaduan antara program edukasi nilai-nilai keislaman dan penyaluran bantuan ekonomi masyarakat merupakan model gerakan dakwah yang patut terus dirawat serta direplikasi di berbagai daerah lain di Jawa Timur.
Penyelenggaraan kegiatan di Desa Bandungrejo ini disambut hangat oleh warga penerima manfaat. Interaksi antara pengurus organisasi, lembaga amil zakat, dan warga desa berlangsung cair sejak pagi hingga penutupan acara.
Salah seorang warga penerima manfaat, Sumira, mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya penyaluran sembako serta pembagian hijab di desanya. Ia menyampaikan harapannya agar program kemanusiaan serupa dapat hadir secara berkelanjutan di waktu mendatang.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan hari ini. Semoga kerja sama dan perhatian dari Muslimat Hidayatullah beserta para mitra bisa terus berlanjut ke depannya,” kata Sumira di lokasi acara, Sabtu (10/10/2026).
Rangkaian peringatan Hari Solidaritas Hijab Sedunia ini ditutup dengan doa bersama. Melalui kolaborasi antarlembaga ini, Muslimat Hidayatullah Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta mendorong kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Kontributor: Afif
Editor: Aminudin
