Perdalam Sirah Nabawi, Guru PAUD Yaa Bunayya, SD Dan SMP Luqman Al-Hakim Sumenep Rutin Mengaji Usai Salat Dzuhur

Perdalam Sirah Nabawi, Guru PAUD Yaa Bunayya, SD Dan SMP Luqman Al-Hakim Sumenep Rutin Mengaji Usai Salat Dzuhur

SUMENEP (hidayatullah.com) – Mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan kegiatan literasi keislaman, pengurus DPD Hidayatullah Sumenep menggelar kajian rutin Sirah Nabawi. Kegiatan yang dipusatkan di masjid sekolah ini diikuti secara antusias oleh puluhan tenaga pendidik, mulai dari jenjang PAUD Yaa Bunayya, SD, hingga SMP Luqman Al-hakim Sumenep.

Kajian yang dilaksanakan setiap hari setelah salat dzuhur berjamaah ini bertujuan untuk membedah kembali sejarah hidup Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam mendidik generasi muda. Hadir sebagai pemateri utama, Ustadz Nasuha, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Hidayatullah Sumenep.

Pengurus DPD Hidayatullah Sumenep, Baijuri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya institusi untuk memperkuat ruhiyah para guru di tengah kesibukan mengajar. “Kami ingin para guru tidak hanya memberikan materi pelajaran umum, tetapi juga meresapi akhlak Nabi. Sirah Nabawi adalah sumber inspirasi yang tidak pernah kering untuk diterapkan dalam pola pengasuhan santri,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Ustadz Nasuha menekankan pentingnya bagi para pendidik untuk memahami fase-fase perjuangan dakwah Nabi. Menurutnya, kesabaran dan strategi Rasulullah dalam membangun peradaban di Madinah sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.

Kegiatan positif ini mendapatkan apresiasi khusus dari jajaran wilayah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowie, memberikan pujian atas konsistensi DPD Sumenep dalam menghidupkan suasana ilmiah di lingkungan sekolah selama Ramadan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah DPD Sumenep. Menghadirkan sosok birokrat sekaligus tokoh agama seperti Ustadz Nasuha untuk membedah Sirah Nabawi adalah langkah cerdas. Ini membuktikan bahwa semangat belajar sejarah Islam harus tetap membara di kalangan pendidik agar menjadi uswatun hasanah bagi murid-muridnya,” tutur Amun Rowie.

Kajian ini rencananya akan terus berlangsung hingga akhir Ramadhan, dengan harapan dapat mencetak guru-guru yang memiliki wawasan sejarah Islam yang mumpuni serta integritas moral yang tinggi.

Reporter: Saharudin

Editor: Aminudin

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *