Matangkan Strategi Branding, Depsos Hidayatullah Jatim dan Darul Hijrah Siap Bangun Citra Pesantren Unggul

Matangkan Strategi Branding, Depsos Hidayatullah Jatim dan Darul Hijrah Siap Bangun Citra Pesantren Unggul

SURABAYA (hidayatullahjatim.com) โ€“ Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Departemen Sosial (Depsos) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur bersama Yayasan Darul Hijrah Salam mengambil langkah strategis untuk memperkuat citra lembaga. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Depsos dan Pra-Rapat Kerja (Raker) Darul Hijrah yang digelar di Kantor DPW Hidayatullah Jatim, Surabaya, Rabu (1/7), fokus utama diarahkan penuh pada penguatan branding dan standarisasi pesantren.

Pertemuan krusial yang dihadiri oleh para Mudir Ma’had Darul Hijrah 1-20 ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dalam membangun citra Pesantren Darul Hijrah Salam sebagai lembaga pendidikan Islam yang profesional, modern, dan akuntabel.

Membangun Citra Pesantren yang Rapi, Bersih, dan Indah

Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ust. Amun Rowie, menegaskan bahwa aspek branding tidak bisa dipisahkan dari realitas kualitas di lapangan. Menurutnya, identitas visual dan budaya pesantren adalah cerminan langsung dari nilai-nilai Islam yang dibawa oleh Darul Hijrah Salam.

“Standarisasi dan branding adalah proses berkelanjutan yang harus terus dikawal. Ma’had Darul Hijrah harus mencerminkan nilai Islam yang rapi, bersih, dan indah. Citra positif inilah yang akan melekat di masyarakat,” tegas Ust. Amun Rowie.

Selain penampilan fisik dan manajemen lingkungan, beliau juga mengingatkan pentingnya fungsi pengawasan untuk memastikan kualitas lulusan santri tetap unggul, yang menjadi pilar utama dari kekuatan brand Darul Hijrah itu sendiri.

Sinkronisasi Program dan Evaluasi Menyeluruh

Untuk mendukung penguatan branding tersebut, Ketua Depsos DPW Hidayatullah Jatim, Ust. Imam Muslim, memaparkan peta jalan penguatan aspek sosial-keagamaan. Sinkronisasi program antara wilayah dan daerah dinilai menjadi kunci agar pesan dan identitas Pesantren Darul Hijrah Salam tersampaikan secara seragam dan solid ke publik.

Pada sesi siang hingga sore, forum yang dipimpin oleh Ust. Abdillah fokus membedah kesiapan operasional setiap cabang. Para Mudir Ma’had menyampaikan laporan dan evaluasi mendalam yang mencakup:

  • Bidang Pendidikan & Tahfidz: Menjaga mutu akademik sebagai keunggulan produk layanan.

  • Humas & PSB (Penerimaan Santri Baru): Garda terdepan dalam strategi komunikasi dan branding keluar.

  • Manajemen Keuangan & Administrasi: Memastikan tata kelola yang akuntabel guna membangun kepercayaan (trust) publik.

  • Sarana dan Prasarana (Sarpras): Standardisasi fasilitas penunjang belajar yang representatif.

Melalui diskusi yang dinamis, forum berhasil merumuskan berbagai solusi taktis atas kendala lapangan. Seluruh gagasan tersebut dikristalisasikan menjadi rekomendasi kebijakan untuk dibawa ke tingkat Raker formal. Pertemuan ini ditutup menjelang petang dengan optimisme tinggi bahwa Pesantren Darul Hijrah Salam siap tampil dengan wajah yang lebih profesional, kredibel, dan berdampak luas bagi masyarakat di tahun ajaran baru.

Reporter: Abi Nasywa

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *