Malang (hidayatullahjatim.com) — Jawa Timur kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional Hidayatullah. Kali ini, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Baitut Tamwil Hidayatullah (BTH) 2026 digelar di Kampus Madya Ar-Rohmah Putri Malang, pada 14–16 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta perwakilan BTH dari seluruh Indonesia.
Rakernas BTH 2026 mengangkat tema “Penguatan Tata Kelola dan Profesionalisme BTH untuk Akselerasi Pertumbuhan Nasional”. Tema ini mencerminkan komitmen BTH untuk terus berbenah dalam tata kelola kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat peran strategisnya dalam mendukung kemandirian ekonomi umat di tingkat nasional.
Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Drs. Amun Rowi, M.Pd, hadir langsung bersama seluruh jajaran pengurus DPW. Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan penuh DPW Hidayatullah Jawa Timur terhadap penguatan lembaga ekonomi strategis di lingkungan Hidayatullah.
Dalam sambutannya, Amun Rowi menyampaikan refleksi inspiratif yang ia sebut sebagai “filosofi ikan”. Menurutnya, dinamika perjuangan lembaga tidak jauh berbeda dengan hukum alam.
“Ikan yang sehat adalah ikan yang berenang melawan arus. Jika ikan berenang mengikuti arus, itu pertanda ikan tersebut sakit atau lemah dan tidak berdaya,” ujarnya.
Ia kemudian mencontohkan ikan salmon sebagai simbol ketangguhan dan keberlanjutan.
“Lihatlah ikan salmon, dia selalu berenang melawan arus untuk mempertahankan eksistensi dan wilayahnya. Terbukti salmon adalah ikan yang paling banyak gizinya, paling tinggi kandungan omega-3-nya, dan paling besar manfaatnya,” lanjutnya.
Pesan tersebut dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh pengelola BTH untuk tidak larut dalam zona nyaman, tetapi justru berani menghadapi tantangan, tekanan, dan perubahan zaman dengan keteguhan prinsip serta inovasi berkelanjutan.
Rakernas BTH 2026 secara resmi dibuka oleh Kabid Ekonomi DPP Hidayatullah, Drs. Wahyu Rahman. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya konsolidasi nasional BTH agar memiliki standar tata kelola yang kuat, sistem yang profesional, serta visi pertumbuhan yang terukur dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Rakernas di Jawa Timur dinilai strategis, mengingat provinsi ini memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi umat dan jaringan kelembagaan Hidayatullah yang kuat. Kampus Madya Ar-Rohmah Putri Malang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai representatif dan mendukung suasana strategis serta produktif untuk perumusan kebijakan nasional.
Melalui Rakernas ini, diharapkan Baitut Tamwil Hidayatullah semakin kokoh sebagai lembaga keuangan umat yang amanah, profesional, dan berdaya saing, sekaligus mampu berkontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi jamaah dan masyarakat luas.

